Categories: Berita

Kejati Jatim Edarkan Surat Peringatan: Waspada Modus Penipuan Proyek Mengatasnamakan Kejaksaan!

SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur bergerak cepat merespons potensi penyalahgunaan nama institusi. Melalui surat edaran bernomor B-3357/M.5/Cum.1/05/2025, Kejati Jatim memperingatkan seluruh Kepala Daerah di Jawa Timur untuk tidak meladeni oknum atau pihak tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan kejaksaan demi keuntungan pribadi.

Surat edaran ini diterbitkan menyusul adanya indikasi modus penipuan dan intervensi dalam proyek-proyek pengadaan barang dan jasa. Oknum-oknum ini diduga kuat:

  • Meminta jatah proyek pengadaan barang dan jasa dari pemerintah daerah atau pihak ketiga.
  • Turut campur dalam menentukan pemenang proyek dengan tujuan mengambil keuntungan pribadi.
  • Meminta fasilitas yang tidak sesuai ketentuan dari jajaran pemerintah daerah maupun pihak ketiga lainnya.

Kejati Jatim dengan tegas menyatakan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak dibenarkan dan sama sekali tidak mewakili institusi Kejaksaan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Kami menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dan tidak mewakili institusi di wilayah hukum kejaksaan tinggi jika terjadi hal-hal seperti yang telah dijelaskan diatas,” demikian penegasan dari Kejati Jatim.

Masyarakat dan seluruh elemen pemerintah daerah diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera melaporkan jika menemui gelagat mencurigakan seperti yang disebutkan di atas.

Untuk melaporkan atau mengonfirmasi kebenaran informasi terkait hal ini, Kejati Jatim menyediakan saluran pengaduan resmi. Anda bisa menghubungi nomor 0813-3055-1504 atau mengirimkan email ke pengawaskejatijatim@gmail.com. Kontak ini akan langsung terhubung dengan bagian Pengawas Kejati Jatim.

Redaksi

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

2 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

2 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

2 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

3 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

4 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

4 hari ago