Categories: Peristiwa

Lagi! Nelayan Kangean Sumenep Demo Besar-Besaran Menolak Rencana Eksploitasi Migas

SUMENEP,Detiknusantara.co.id – Hari ini seluruh nelayan Kepulauan Kangean, Sumenep, Madura, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di perairan Komerean, Sumenep, sebagai bentuk penolakan terhadap rencana eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di multizona wilayah barat Pulau Kangean.

Aksi demonstrasi laut ini lahir dari keresahan mendalam masyarakat atas potensi dampak sosial-ekologis yang mengancam keberlanjutan kehidupan mereka. Nelayan menyadari bahwa aktivitas pertambangan migas tidak hanya berisiko merusak ekosistem laut dan darat, tetapi juga memperlebar ketidakadilan sosial yang sudah dirasakan.

Tuntutan Aliansi Nelayan Kangean:

1. Menghentikan rencana eksploitasi migas di laut maupun darat Kepulauan Kangean.

2. Menegakkan perlindungan lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 32 Tahun 2019.

3. Menjamin transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan terkait pertambangan migas.

4. Mendesak Syahbandar Kangean agar tidak mengeluarkan izin sandar bagi kapal survei seismik 3D.

5. Menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab atas perubahan kondisi sosial masyarakat serta memulihkan keadaan seperti semula.

6. Meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi segera menghentikan aktivitas kapal survei seismik 3D di perairan Kangean.

7. Mendorong Menteri Kelautan dan Perikanan untuk mengawasi dan mengaudit PT KEI yang berniat mengeksploitasi migas di pulau kecil strategis ini.

8. Menegaskan agar pemerintah mendengarkan suara rakyat dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Aksi ini melibatkan nelayan dari berbagai komunitas: Patereman, Oeng Pao, Pabe, Nyaplongundung, Daandung, Timur Jang-jang, Saghubing, dan Mamburit. Aliansi Nelayan Kepulauan Kangean
Miftahul Anam, perwakilan nelayan.

Redaksi

View Comments

Recent Posts

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

16 jam ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

1 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

1 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

1 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

1 hari ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

1 hari ago