Categories: Pemerintahan

Lumajang Perkuat Pembangunan Berlandaskan Pancasila di Hari Lahir Ideologi Bangsa

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 di Alun-Alun Lumajang menjadi momen refleksi dan penguatan komitmen bagi seluruh elemen masyarakat. Upacara yang berlangsung khidmat pada Minggu (1/6) ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya,” dengan Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Ronny Wijaya Koesuma, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI yang dibacakan, Pancasila ditekankan bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan jiwa bangsa dan bintang penuntun pembangunan nasional.

Menanggapi hal ini, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat pengembangan teknologi dan inovasi berbasis nilai kebangsaan.

“Teknologi yang kita bangun harus tetap berpijak pada nilai Pancasila. Digitalisasi, kecerdasan buatan, dan transformasi layanan publik di Lumajang harus mengedepankan prinsip keadilan sosial, kemanusiaan, dan semangat gotong royong,” ujar Bunda Indah.

Ia juga menekankan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, ideologi Pancasila menjadi benteng moral dan arah pembangunan yang berkelanjutan.

“Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni. Ini adalah panggilan untuk memperkuat karakter bangsa di semua lini, termasuk dalam menghadapi tantangan digitalisasi, disinformasi, dan perpecahan sosial,” tambahnya.

Bunda Indah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Lumajang sebagai kabupaten yang tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tetapi juga berdaya saing digital dan kuat secara ideologis.

“Membangun Indonesia Raya dimulai dari daerah. Maka dari itu, pembangunan di Lumajang akan terus kami arahkan agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, termasuk dalam pendidikan, ekonomi kreatif, hingga penguatan literasi digital masyarakat,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan bangsa tidak bisa dipisahkan dari akar ideologi yang kuat. Melalui Asta Cita dan semangat kebangsaan, Bupati Lumajang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan transformasi menuju masa depan yang inklusif, cerdas, dan berkeadilan.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

6 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

6 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

7 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

7 hari ago