Categories: Pemerintahan

Mutasi Besar-Besaran, Bupati Lumajang Lantik 191 Pejabat, Tegaskan ASN Harus  Penuh Tanggung Jawab

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, melaksanakan mutasi dan pelantikan besar-besaran terhadap 191 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Lumajang. Yang terdiri dari eslon ll, lll dan lV. Acara tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Lumajang, Rabu (22/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah mengungkapkan bahwa mutasi ini dilakukan sebagai respon atas sejumlah jabatan kepala dinas yang kosong, baik karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun maupun karena memang belum terisi.

“Mutasi ini bukan tanpa alasan. Banyak jabatan yang kosong dan perlu segera diisi agar roda pemerintahan berjalan optimal,” ujar Bunda Indah.

Ia menegaskan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal.

“Kita harus bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Karena ke depan tantangan akan semakin berat. Ini harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Proses mutasi dilakukan secara objektif, berdasarkan kompetensi serta kebutuhan organisasi, bukan karena faktor suka atau tidak suka.

Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak main-main dengan amanah yang telah diberikan. Ia menegaskan tidak akan segan memberi sanksi kepada pejabat yang tidak menjalankan tugas dengan maksimal atau melakukan pelanggaran.

“Kalau tidak bisa bekerja dengan baik dan melanggar aturan, pasti akan ada sanksi. Jangan main-main dengan jabatan,” ujarnya.

Empat Jabatan Tinggi Masih Kosong
Menutup sambutannya, Bunda Indah mengumumkan akan segera membuka seleksi terbuka (selter) untuk empat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang masih kosong. Jabatan tersebut adalah Direktur RSUD dr. Haryoto, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dispendukcapil, dan Inspektur Inspektorat.

Pelantikan dan mutasi jabatan ini merupakan yang pertama dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati setelah enam bulan lebih menjabat, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dengan formasi baru ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang diharapkan semakin kuat dalam memberikan pelayanan publik dan menjalankan program pembangunan daerah secara optimal.

Redaksi

Recent Posts

Golkar Cup 2026 di Desa Batur Meriah, UMKM Ikut Ketiban Berkah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Final Golkar Cup 2026 di Lapangan Desa Batur, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo,…

11 jam ago

CARPAK? Raut Gusar Warga Kulon Pasar Tanjung Jember

Ditulis oleh : Mochammad Faizin, Wakabid Politik DPC GMNI Jember   “CARPAK!!!”, Sebuah kata kultural…

11 jam ago

Petani Jember Soroti Konflik Agraria, Gus Fuad Janji Kawal Aspirasi Masyarakat

Jember - Persoalan agraria kembali mencuat di Kabupaten Jember. Sejumlah petani menggelar aksi di depan…

12 jam ago

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Darul Arifin 2 Jember, Gus Khozin Tekankan Sinergi Pancasila dan NKRI

Jember - Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan digelar di Pondok Pesantren Darul Arifin 2, Kecamatan Kaliwates,…

2 hari ago

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

1 minggu ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

1 minggu ago