Categories: Berita

Nama Baik Dicemarkan Tabloid, Wanita di Jember Ini Bantah Selingkuh dengan Perangkat Desa dan Siap Lapor Dewan Pers

JEMBER – Dunia maya dan masyarakat Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember baru-baru ini digemparkan oleh peredaran sebuah berita dari Tabloid Sukses Nasional edisi 460 (Minggu II, Mei 2026). Dalam pemberitaan utama tabloid tersebut, seorang oknum Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Pemerintah Desa Suci berinisial ED (50) dituduh menjalin hubungan terlarang dengan salah seorang warganya berinisial SU (35), yang diketahui berstatus sebagai istri orang.

 

​Dalam narasi rilis berita yang diterbitkan oleh media cetak tersebut, diungkapkan bahwa dugaan perselingkuhan ini terbongkar saat keduanya disebut-sebut tepergok keluar dari sebuah hotel melati di kawasan pinggiran Kota Jember pada Selasa, 12 Mei. Berita itu merinci bahwa keduanya meninggalkan hotel menggunakan kendaraan jenis Avanza hitam dan sempat menuju Roxy Mall untuk mengambil sepeda motor. Tabloid tersebut bahkan mengklaim bahwa SU telah mengaku melakukan hubungan layaknya suami istri di dalam hotel hingga lebih dari empat kali selama sebulan karena faktor kedekatan urusan pekerjaan dan bantuan ekonomi dari ED.

 

​Klarifikasi dan Bantahan Keras Korban

 

​Merespons peredaran berita yang menyudutkan tersebut, korban yang memiliki nama asli Kustin Winarti (dalam video menyebut diri Ustin Winarti)—yang diduga kuat merupakan sosok berinisial SU dalam pemberitaan tersebut—akhirnya mendatangi Sekretariat Komunitas Jurnalis Jawa Timur Wilayah Jember untuk memberikan klarifikasi resmi.

 

​Sambil menunjukkan bukti fisik halaman Tabloid Sukses Nasional, Kustin secara tegas membantah seluruh isi pemberitaan tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang disebarkan adalah berita bohong (hoax) serta fitnah yang telah mencemarkan nama baiknya di lingkungan tempat tinggalnya.

 

​”Dengan adanya berita ini, saya merasa sangat terganggu. Pencemaran nama baik saya di desa sudah sangat jelek karena berita yang tidak benar ini,” ungkap Kustin Winarti dengan nada kecewa dalam pernyataan resminya.

 

 

​Kronologi Dugaan Pemaksaan dan Intimidasi

 

​Kustin kemudian membeberkan kronologi sebenarnya di balik munculnya klaim pengakuan tersebut. Menurut penuturannya, pada hari Rabu, 13 Mei 2026, rumahnya didatangi oleh dua orang pria yang mengaku berasal dari sebuah lembaga pemantau dari Dukuh Mencek. Salah satu dari pria tersebut diketahui berinisial Mas I, yang mengaku sebagai kerabat dari ED. Pada saat kejadian, suami Kustin sedang tidak berada di rumah, dan ibunya berada di bagian belakang rumah.

 

​Di teras rumah itulah, kedua pria tersebut melakukan interogasi dan memaksa Kustin untuk mengakui adanya hubungan khusus dengan ED. Kustin menjelaskan bahwa dirinya berada di bawah tekanan dan intimidasi psikologis yang berat. Kedua pria tersebut mengancam akan menyebarkan isu miring dan merusak hubungan keluarga Kustin maupun keluarga ED ke masyarakat luas jika ia tidak menuruti kemauan mereka untuk membuat pengakuan palsu terkait aktivitas keluar-masuk hotel di Roxy Mall tersebut.

 

​”Mereka memaksa saya untuk mengatakan saya berhubungan dengan Bapak E (ED). Saya dipaksa, diancam akan disebarkan ke keluarga saya dan keluarga Bapak E kalau saya tidak mengaku. Padahal semua itu tidak benar,” tegas Kustin.

 

​Ancam Tempuh Jalur Hukum ke Dewan Pers

 

​Merasa harga dirinya diinjak-injak oleh pemberitaan sepihak tanpa adanya konfirmasi yang valid dan berimbang, Kustin Winarti menuntut pihak media terkait untuk segera memenuhi hak jawabnya guna meluruskan informasi yang keliru ini secara utuh kepada publik. Ia juga memperingatkan bahwa apabila namanya terus disudutkan atau narasi tidak benar ini kembali diterbitkan di kemudian hari, ia tidak akan segan-segan mengadukan pelanggaran kode etik jurnalistik ini secara resmi ke Dewan Pers.

 

​Kasus ini kini mendapat perhatian dari Komunitas Jurnalis Jawa Timur Wilayah Jember yang siap mengawal proses pemenuhan hak jawab korban demi menegakkan prinsip jurnalisme yang berimbang, jujur, dan bertanggung jawab. – RCX

Redaksi

Recent Posts

Ditinggal Libur Idul Adha, Barbershop VIP di Gending Probolinggo Dibobol Maling

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi pencurian menyasar sebuah tempat usaha di Kabupaten Probolinggo. Barbershop VIP yang…

10 jam ago

Diduga Masalah IPAL, Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara Operasional 22 SPPG di Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional sebanyak 22 Satuan…

19 jam ago

Oknum Anggota Polsek Gading Probolinggo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Mobil dan HP Warga

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Seorang warga Desa Batur, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo berinisial RF (26), resmi…

1 hari ago

Laris Manis! Terang Bulan 86 4 Bersaudara di Gading Probolinggo Diburu Pembeli, Ini Rahasianya

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kawasan Pasar Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo mendadak punya destinasi kuliner baru…

2 hari ago

Workshop Sertifikasi Halal dan HACCP dengan Bosa Jasa untuk Mitra MBG, Ini Hal yang Banyak Dibahas

PAMEKASAN, DetikNusantara.co.id - Seiring berkembangnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak mitra dapur mulai memperhatikan…

3 hari ago

Viral Foto Pocong di Situbondo Ternyata Editan AI, Polisi Minta Warga Setop Sebar Hoaks

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan foto penampakan pocong di…

3 hari ago