Categories: Berita

Optimalkan PAD, Lumajang Gencarkan Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Komisi C DPRD Lumajang dan Badan Pendapatan Daerah (BPRD) Lumajang terus mengintensifkan sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan yang telah berlangsung sejak Senin ini, kini memasuki hari keempat dan menyasar Koordinator Wilayah (Korwil) Yosowilangun, meliputi lima kecamatan: Jatiroto, Rowokangkung, Tekung, Kunir, dan Yosowilangun.

Sosialisasi ini difokuskan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai penerapan opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kebijakan ini krusial dalam konteks pembagian pendapatan pajak antara pemerintah daerah dan provinsi.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak yang hadir untuk mendapatkan penjelasan langsung tentang kebijakan baru ini,” ujar Usman Afandi, Sekretaris Komisi C DPRD Lumajang dari Partai NasDem.

Usman menjelaskan bahwa kebijakan opsen ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 yang mulai berlaku efektif pada tahun 2025. Berdasarkan aturan baru ini, pajak kendaraan bermotor dengan plat nomor Lumajang akan dibagi, dengan 66 persen dialokasikan untuk kas daerah dan 34 persen untuk pemerintah provinsi.

“Ini peluang besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pembagiannya dilakukan secara real-time, jadi begitu masyarakat membayar pajak, dananya langsung masuk ke kas daerah,” jelasnya optimis.

Usman juga mengimbau pemilik kendaraan dengan plat luar daerah agar segera melakukan balik nama menjadi plat Lumajang. Hal ini penting agar pajak yang dibayarkan dapat masuk secara langsung ke kas Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Abdul Aziz, Kepala Bidang Penagihan dan Retribusi Daerah BPRD Lumajang, menambahkan bahwa sosialisasi ini lebih menitikberatkan pada pemahaman mengenai opsen PKB, mengingat BBNKB umumnya berlaku untuk dealer atau main dealer.

“Namun, untuk kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya, BBNKB kini dibebaskan. Ini juga bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk melakukan mutasi kendaraan ke wilayah Lumajang,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa proses balik nama difasilitasi oleh Bapenda Provinsi Jawa Timur dan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Tahun ini, Pemkab Lumajang menargetkan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor sebesar Rp44 miliar. Hingga saat ini, capaian sudah mencapai lebih dari Rp19 miliar.

“Dengan adanya opsen ini, kita juga diberikan kewajiban untuk membantu Bapenda Provinsi dalam menagih pajak kendaraan bermotor. Jadi bukan hanya menerima bagi hasil, tapi juga ikut aktif menagih,” pungkas Abdul Aziz.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak semakin meningkat, serta mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak yang tepat sasaran.




Redaksi

Recent Posts

LIRA Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyoroti dugaan kasus penyadapan…

2 jam ago

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

1 hari ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

2 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

2 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

2 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

2 hari ago