Categories: Berita

Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Makanan Bergizi Gratis, Prioritaskan Keselamatan Anak

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperkuat komitmen dalam menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Melalui rapat koordinasi (rakor) virtual pada Sabtu (28/2/2026) malam, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menginstruksikan Satgas MBG untuk memperketat pengawasan dan keseragaman komunikasi.

Sebagai Ketua Satgas, Sekda Ugas menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat krusial dalam fasilitasi, monitoring, hingga pelaporan ke tingkat provinsi. Ia meminta seluruh jajaran bergerak cepat jika ditemukan kendala atau insiden di lapangan.

“Laporan harus satu pintu dan tidak boleh parsial. Jika terjadi insiden yang viral, petugas seperti Camat atau OPD pembina wilayah wajib segera turun ke lapangan,” tegas Ugas.

Satu Narasi dan Prioritas Keselamatan

Dalam arahannya, Sekda Ugas juga mewajibkan seluruh Perangkat Daerah untuk menjaga satu narasi dalam komunikasi publik. Hal ini bertujuan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di masyarakat terkait program MBG.

Beliau menekankan bahwa keselamatan anak-anak adalah harga mati yang tidak bisa ditawar oleh kepentingan apa pun.

“Jangan longgar dalam pengawasan. Nyawa anak lebih penting dari kepentingan mitra,” tambahnya.

Update Operasional SPPG di Probolinggo

Berdasarkan data dari Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Mas Pujo, saat ini terdapat 168 SPPG di Kabupaten Probolinggo, di mana 74 unit di antaranya telah resmi beroperasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, melaporkan perkembangan standar kesehatan unit tersebut:

  • 74 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
  • Fokus penguatan kini diarahkan pada tahap pemorsian yang dinilai sebagai titik rawan.
  • Penyusunan SOP Critical Incident sedang dipercepat untuk mengantisipasi potensi kasus keracunan makanan.

Langkah Strategis ke Depan

Rapat tersebut menghasilkan beberapa poin strategis untuk meningkatkan kualitas layanan MBG, antara lain:

  1. Lengkap Administrasi: Mendorong seluruh SPPG melengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).
  2. Kompetensi SDM: Memastikan ketersediaan sertifikat kompetensi bagi ahli gizi di setiap unit.
  3. Ekonomi Lokal: Mengoptimalkan keterlibatan UMKM dalam penyediaan bahan baku makanan.
  4. Monitoring Terpadu: Pengawasan per wilayah akan melibatkan Asisten Sekda dan OPD pembina untuk menjamin program berjalan optimal.
Admin

Recent Posts

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Probolinggo Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di 8 Kecamatan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian…

43 menit ago

Sinergi Warga dan Polres Situbondo Gagalkan Aksi Curanmor di Besuki

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo,…

3 jam ago

Percobaan Pencurian Motor di Desa Sentul Gading Digagalkan Warga, Terduga Pelaku Alami Luka Berat

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi percobaan pencurian sepeda motor di Dusun Janti, Desa Sentul, Kecamatan Gading,…

9 jam ago

Tragis! Warga Bilis-Bilis Sumenep Ditebas OTK, Pergelangan Tangan Nyaris Putus

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Aksi penganiayaan sadis oleh Orang Tak Dikenal (OTK) kembali terjadi di wilayah…

9 jam ago

Sindir Program Seremonial, Agus MM: Jangan Sampai Pendataan ASN Hanya Formalitas Belaka

Jember – Isu kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember kembali menjadi sorotan tajam. Dengan jumlah penduduk…

18 jam ago

Aliansi LSM di Probolinggo Minta MUI Terbitkan Fatwa Debt Collector yang Spesifik dan Tidak Bias

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam Aliansi…

19 jam ago