Categories: Berita

Respons Desakan Warga, Kapolsek Kangean Turun Langsung ke TKP Kasus Dugaan Rudapaksa

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Kapolsek Kangean, Iptu Datun Subagiyo, bergerak cepat menanggapi kedatangan sejumlah warga Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, ke Mapolsek Kangean pada Minggu (29/03/2026). Kedatangan warga tersebut bertujuan untuk menuntut kejelasan hukum atas kasus dugaan rudapaksa yang menimpa salah satu anggota keluarga mereka.

Pihak keluarga mengaku geram karena hingga saat ini terduga pelaku dinilai tidak memiliki itikad baik dan terkesan mengabaikan dampak psikologis korban. Isu ini pun telah menjadi atensi publik di wilayah Kepulauan Kangean selama beberapa hari terakhir.

Menanggapi tensi warga yang mulai memanas, Kapolsek Kangean Iptu Datun Subagiyo langsung mengambil langkah mediasi. Didampingi jajaran personel Polsek dan Kepala Desa Kolo-Kolo, Kapolsek turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami situasi dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.

“Kami meminta semua pihak, khususnya keluarga korban, agar tetap tenang. Percayakan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini agar keadilan hukum dapat ditegakkan,” ujar Iptu Datun Subagiyo di hadapan warga.

Meski upaya mediasi telah dilakukan, hingga saat ini keberadaan terduga pelaku masih belum diketahui. Berdasarkan informasi di lapangan, terduga pelaku disinyalir tengah bersembunyi untuk menghindari pertanggungjawaban.

Rahim, perwakilan keluarga korban, menegaskan bahwa kehadiran mereka ke Mapolsek murni untuk meminta kepastian hukum agar kasus tidak berlarut-larut.

“Kami datang untuk meminta kejelasan. Meskipun proses hukum berjalan, kami juga memantau sejauh mana itikad baik pelaku. Jika ada niat baik, proses mediasi mungkin bisa berjalan lebih kondusif,” tegas Rahim.

Di sisi lain, Kapolsek Kangean menambahkan bahwa pihaknya tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani perkara ini. Hal tersebut dilakukan mengingat status antara korban dan terduga pelaku diketahui merupakan pasangan kekasih yang telah bertunangan.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam bagi norma sosial di wilayah kepulauan. Publik kini menanti ketegasan aparat kepolisian untuk segera mengamankan terduga pelaku guna memenuhi rasa keadilan keluarga korban dan mencegah meluasnya kekecewaan masyarakat.

Admin

Recent Posts

Sinergi Tanpa Batas, Kabupaten dan Kota Probolinggo Resmi Replikasi Inovasi Daerah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo resmi memperkuat kolaborasi…

1 hari ago

Disnaker Kabupaten Probolinggo Angkat Bicara Soal Dugaan Upah Murah di RS Graha Sehat

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo merespons serius adanya informasi mengenai dugaan pemberian…

1 hari ago

Miris, Gaji Nakes di RS Graha Sehat Kraksaan Probolinggo Diduga Jauh di Bawah Standar UMK

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kondisi kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Graha Sehat Kraksaan, Kabupaten…

2 hari ago

RCX dari Besuki: Pembela AI Grok yang Bertemu Langsung dengan Wamen Nezar Patria di Unibraw Malang

Di tengah hiruk-pikuk digital Indonesia, muncul sosok sederhana namun penuh semangat dari tanah Besuki, Jawa…

2 hari ago

Menitipkan Uang Judi Lalu Digelapkan: Antara Delik Penggelapan dan Risiko Senjata Makan Tuan

Soalan Hukum : A dan B melakukan perjudian terkait hasil Pilkades. Uang taruhan kemudian dititipkan…

3 hari ago

Mobil Sitaan Finance dengan Titipan Bersama Hilang Misterius di Halaman Mapolresta Probolinggo, Kok Bisa?

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kejadian mengejutkan terjadi di lingkungan markas kepolisian. Sebuah unit mobil Daihatsu Sigra…

3 hari ago