Categories: Peristiwa

Rumah Koordinator MBA Pakuniran Digruduk Warga, LSM JakPro: Admin Jangan Jadi Celah Impunitas

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Insiden ratusan warga yang mendatangi rumah terduga koordinator aplikasi MBA di Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Senin (9/2/2026), memicu reaksi keras dari kalangan aktivis. Penanganan kasus investasi ilegal ini diminta tidak hanya menyasar aktor utama saja, tetapi juga menyentuh para admin lapangan.

Sekretaris LSM Jaringan Aktivis Probolinggo (JakPro), Purnomo, menegaskan bahwa penegakan hukum dalam kasus dugaan investasi bodong berbasis skema Ponzi tidak boleh dilakukan setengah hati. Menurutnya, mengabaikan peran admin aplikasi sama saja dengan menciptakan preseden buruk bagi penegakan hukum di masa depan.

“Dalam perkara ini, admin aplikasi bukan sekadar pelaksana teknis. Mereka adalah aktor kunci yang mengelola komunikasi, memberi instruksi setoran dana, hingga mengatur narasi keuntungan untuk meyakinkan masyarakat,” ujar Purnomo dalam keterangannya.

Purnomo menambahkan, peran admin sangat krusial dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem yang sebenarnya rapuh. Admin sering kali menjadi pihak yang menenangkan korban saat sistem pembayaran mulai menunjukkan tanda-tanda keruntuhan.

“Tanpa peran aktif admin, skema ini tidak mungkin berjalan masif. Oleh karena itu, dalih bahwa admin ‘hanya menjalankan perintah’ adalah alasan menyesatkan yang tidak dikenal dalam hukum pidana,” tegasnya.

Lebih lanjut, LSM JakPro menilai membiarkan admin bebas dari jerat hukum merupakan bentuk impunitas. Padahal, fakta di lapangan menunjukkan bahwa admin adalah pihak yang paling dekat dengan korban dan diduga ikut menikmati aliran dana dari hasil kejahatan tersebut.

Jika penegakan hukum tidak menyentuh level admin, dikhawatirkan akan muncul kesan bahwa kejahatan investasi digital aman dilakukan selama hanya menjadi “orang lapangan”.

“Kami mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas struktur peran, pola komunikasi, hingga aliran dana yang masuk ke kantong para admin. Semua pihak yang berkontribusi dalam skema ini harus bertanggung jawab secara hukum demi keadilan bagi para korban,” pungkas Purnomo.

Admin

Recent Posts

HUT RI ke-81, Pemuda 24 Tanah Merah Laok Gandeng Puskesmas Gelar Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemuda…

8 jam ago

Dugaan Penyelewengan Solar PT YTL: Laskar Advokasi Siliwangi Desak Kejari Probolinggo Lanjut ke Penyidikan

Detiknusantara.co.id - Laskar Advokasi Siliwangi secara resmi mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo untuk tidak…

1 hari ago

Pawai Kemerdekaan Tiris Barat Meriah, Siswa dan Wali Murid Tampilkan Beragam Kostum Budaya

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pawai Kemerdekaan di wilayah Tiris Barat, Kabupaten Probolinggo, berlangsung meriah pada Kamis…

1 hari ago

Melalui Gerakan Sekolah Mengaji, SMPN 04 Lumajang Tingkatkan Nilai Religius Siswa

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – SMP Negeri 04 Lumajang terus berkomitmen meningkatkan nilai religius sekaligus membentuk karakter…

1 hari ago

Kebakaran di Gunung Eteng Sumenep Hanguskan 28 Sepeda Motor, Polisi Selidiki Penyebabnya

SUMENEP, DetikNusantara.co.id  – Kebakaran menghanguskan sedikitnya 28 unit sepeda motor milik warga yang sedang diparkir…

2 hari ago

HUT ke-81 RI Dongkrak Omzet Salon di Lumajang, Permintaan Makeup dan Sewa Busana Karnaval Meningkat

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa berkah bagi…

2 hari ago