JAKARTA,DetikNuantara.co.id – Nama Ahmad Sahroni, kini semakin heboh dan menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Indonesia. Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengunggah cuitan soal kehilangan sebuah flashdisk yang menurutnya berisi data sangat penting.
Pengumumanan yang diunggah Sahroni, ini sontak jadi perhatian publik, karena politisi yang dijuluki “Crazy Rich Tanjung Priok” itu bahkan siap memberikan imbalan bagi siapa pun yang menemukannya.
Dalam unggahannya, Sahroni menjelaskan bahwa ia kehilangan tas selempang Louis Vuitton berwarna hitam. Namun, yang paling ia khawatirkan bukanlah tas mahalnya, melainkan sebuah flashdisk berwarna putih di dalamnya.
“Isinya data penting semua. Sangat-sangat penting. Tasnya ambil aja, kembalikan flashdisk-nya ke saya. DM ya, ada imbalan,” tulis Sahroni dalam akun resminya.
Cuitan itu pun langsung menuai beragam reaksi. Banyak netizen yang penasaran apa sebenarnya isi dari flashdisk tersebut hingga begitu dicari-cari. Ada pula yang memberikan dukungan agar barang tersebut segera ditemukan, mengingat Sahroni sendiri.
Hingga kini, dengan viralnya unggahan Ahmad Sahroni tersebut masih menjadi pertanyaan besar masyarakat Indonesia, apa kira-kira data penting dalam flashdisk itu? Bahkan Sahroni, akan memberikan imbalan yang begitu besar.
PROBOLINGGO, detiknusantara.co.id – Belum usai keresahan masyarakat Kabupaten Probolinggo terhadap aksi pembegalan yang mencekam, kini teror…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lumajang resmi menggelar Kongres Tahunan 2026 dengan agenda…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Mantan Kepala Puskesmas Krejengan, dr. Mohammad Erfan Kafiluddin, memberikan klarifikasi tegas terkait…
SURABAYA – Kasus dugaan penipuan paket perjalanan mewah ke Jepang yang merugikan sebuah keluarga di…
BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Bangkalan sukses menyelenggarakan Kongres Tahunan 2026 sebagai momentum evaluasi…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum pengasuh Pondok Pesantren berinisial ED…