Categories: Pendidikan

Penggunaan Dana BOSP di SMPN 1 Gading Probolinggo Ternyata Digunakan untuk Honor Staf

PROBOLINGGO,DetikNusantara.co.id – Polemik penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOSP) di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMP) di Kabupaten Probolinggo, bervariasi. Di SMPN 1 Gading, dana tersebut tidak digunakan operasional sekolah, melainkan digunakan untuk honorium bulanan bagi beberapa staf.

Hal itu dikemukakan pihak operator sekolah, DA. Ia mengakui temuan penyelewengan dana dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut. DA menjelaskan bahwa, setiap bulan kepala sekolah, bendahara, dan operator menerima honor sebesar Rp500.000 dari dana BOSP itu.

“Temuan itu dibuat honor, Pak. Untuk kepala sekolah, bendahara dan operator masing-masing Rp500 ribu perbulan,” aku DA, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/8/2025).

DA juga menyampaikan, bahwa kesalahan hanya terjadi pada penggunaan dana BOSP untuk honor.”Kesalahan kami cuma itu saja, Pak. Karena dibuat honor itu,” ujarnya.

Pihaknya mengklaim tidak ada masalah dalam proses pembelian barang karena semua transaksi dilakukan sesuai dengan aplikasi SIPLah. Sebagai tindak lanjut dari temuan ini, selain pihak sekolah, penyedia layanan SIPLah juga harus mengembalikan biaya administrasi (fee) sebesar Rp1.809.950.

Untuk diketahui, kepala sekolah yakni HW menerima honor selama 4 bulan sebelum pensiun. Ia kemudian digantikan oleh S, yang menjabat sebagai kepala sekolah selama 8 bulan dan saat ini bertugas di SMPN 1 Krejengan.

Sebelumnya, terdapat sembilan SMP di Kabupaten Probolinggo, harus menghadapi masalah setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit dan menemukan adanya penyalahgunaan Dana BOSP. Menurut temuan BPK, penggunaan dana ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp18.000.000.

Masing-masing pihak yang menerima honorarium tersebut diwajibkan mengembalikan dana, yaitu:

Kepala Sekolah (HW) Rp2.000.000

Kepala Sekolah (S) Rp4.000.000

Bendahara (H) Rp6.000.000

Operator (DA) Rp6.000.000.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

6 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago