SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Tim Reaksi Cepat Kecamatan Situbondo (TREKS) berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Situbondo untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa SD Negeri 1 Talkandang pada Selasa, 17 Juni 2025.
Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi bencana. Selain itu, program ini juga mengenalkan upaya pencegahan dan tindakan awal yang harus dilakukan saat bencana terjadi, khususnya gempa bumi di lingkungan sekolah.
Camat Situbondo, Jupri Setyo Utomo, menjelaskan bahwa para siswa dibekali pemahaman mendalam mengenai jenis dan penyebab bencana, termasuk penanganan dan antisipasinya.
“Kami mengedukasi siswa terkait pengenalan sarana dan prasarana penanganan bencana, rencana tanggap darurat, mitigasi bencana, evakuasi mandiri, simulasi gempa bumi, serta manajemen bencana di sekolah,” ujar Jupri.
Salah satu siswa, Dinda, mengungkapkan antusiasmenya terhadap pembelajaran kebencanaan ini. Menurutnya, pengetahuan tersebut sangat penting untuk mengantisipasi bahaya bencana yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
“Hal ini sejalan dengan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di sekolah yang bertujuan meningkatkan keselamatan warga sekolah, meminimalkan risiko bencana, serta menerapkan budaya keselamatan dalam kegiatan sehari-hari,” tambah Dinda.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigade Komando (Brikom) Tapal Kuda Nusantara (TKN) resmi…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…
JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…