DetikNusantara.co.id – Bencana banjir bandang dan tanah longsor besar-besaran melanda beberapa provinsi di Indonesia menjelang akhir tahun 2025, dengan wilayah Pulau Sumatera mencatat dampak paling parah. Berdasarkan data terbaru hingga awal Desember 2025, tiga provinsi utama, yaitu Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh, menjadi daerah yang mengalami kerugian korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan jumlah pengungsi terbesar.
Laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan posko tanggap darurat menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah korban.
Serangkaian bencana ini, yang sebagian besar dipicu oleh curah hujan ekstrem dan diperburuk oleh dampak Ex-Siklon Tropis Senyar pada akhir November 2025, menyebabkan kerusakan masif:
Para pakar iklim dan lingkungan dari BMKG dan universitas terkemuka sepakat bahwa bencana ini adalah akibat kombinasi dari dua faktor utama:
Pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat di beberapa daerah dan fokus pada upaya:
Presiden Prabowo dikabarkan telah meninjau langsung lokasi terdampak, menegaskan komitmen pemerintah untuk memonitor situasi dan mempercepat proses pemulihan.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigade Komando (Brikom) Tapal Kuda Nusantara (TKN) resmi…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…
JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…