Jember, 20 Oktober 2025 — Korps PMII Putri (KOPRI) Jember menyuarakan kekecewaan mendalam atas lambannya aparat kepolisian, khususnya Polsek Balung, dalam menangani kasus kekerasan dan pemerkosaan yang menimpa (FS) pada Selasa, 14 Oktober 2025 dini har. Hingga kini, pelaku (SA) belum juga ditangkap meskipun kronologi dan identitasnya sudah jelas.
Menurut keterangan yang dihimpun, pelaku masuk ke rumah korban melalui jendela pada dini hari, memukuli korban hingga lebam, mengancam akan membunuh jika korban berteriak, lalu memperkosanya. Usai kejadian, korban melapor ke Polsek, namun tidak ada langkah penanganan dari kepolisian setempat.
Ketua KOPRI PMII Jember, Isna Asaroh, menegaskan bahwa keterlambatan aparat dalam menangkap pelaku merupakan bentuk ketidakseriusan dalam menangani kekerasan terhadap perempuan.
“KOPRI Jember mendesak aparat kepolisian, khususnya Polsek Balung, untuk segera menangkap pelaku. Setiap jam keterlambatan adalah bentuk ketidakadilan bagi korban. Kami tidak akan diam sampai pelaku diproses hukum dan korban mendapatkan keadilan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi dan Gerakan KOPRI Jember, Nor Kamilah, menekankan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini.
“Kami berkomitmen mengawal proses hukum hingga tuntas, memastikan korban mendapat perlindungan dan pendampingan yang layak. Negara harus hadir dan menjamin keamanan perempuan dari segala bentuk kekerasan,” ujarnya.
KOPRI PMII Jember menegaskan bahwa penegakan hukum yang cepat dan transparan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional aparat negara terhadap korban kekerasan seksual. (r1ck)
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…
BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…
Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…