Categories: Daerah

Wisuda Tahfidz Al Fatah Lumajang, H. As’at Malik Siapkan Santri Jadi Wirausahawan Mandiri

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Yayasan dan Pondok Pesantren Al Fatah Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, menggelar acara Wisuda Tahfidz Al-Qur’an dan pelepasan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh santri berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz dan resmi diwisuda sebagai hafidz Al-Qur’an. Momen ini menjadi salah satu capaian penting dalam program pendidikan keagamaan yang dikembangkan Pondok Pesantren Al Fatah.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan agama dan tahfidz, Pondok Pesantren Al Fatah juga mengembangkan program pembelajaran berbasis keterampilan melalui pengajian kitab kuning, pertanian, dan peternakan sebagai bekal kemandirian para santri setelah lulus.

Pengasuh Pondok Pesantren dan Yayasan Al Fatah, H. As’at Malik, mengatakan pihaknya telah menyediakan berbagai sarana penunjang untuk mengembangkan kemampuan santri di bidang kewirausahaan.

“Kami membuat lahan pertanian dan peternakan sebagai kegiatan tambahan bagi santri. Untuk pertanian ada tanaman hidroponik seperti selada dan cabai jamu. Sedangkan untuk peternakan, kami menyiapkan ayam potong dan ayam petelur,” ujarnya.

Menurut As’at Malik, program tersebut dirancang agar para santri tidak hanya memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha secara mandiri di tengah masyarakat.

“Saya berharap ketika anak-anak lulus mondok dan sekolah, mereka bisa mencoba berwirausaha di rumah masing-masing. Karena mondok tidak harus menjadi kiai. Santri juga bisa menjadi pengusaha yang sukses dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Mantan Bupati Lumajang yang menjabat pada periode 2015–2018 itu menjelaskan bahwa dirinya kini memilih fokus mengembangkan pendidikan pesantren setelah tidak lagi aktif dalam dunia politik.

Ia mengungkapkan, keputusan tersebut juga didasari pesan sang ibu yang menginginkannya kembali mengabdikan diri di dunia pendidikan dan dakwah.

“Pada Pilkada 2018 saya tidak terpilih. Ibu saya berpesan tidak usah mencalonkan apa-apa lagi. Mengajar ngaji saja, itu juga mulia,” ungkapnya.

As’at Malik menambahkan, jauh sebelum menjabat sebagai kepala daerah, dirinya memang telah aktif mendampingi santri dan mengelola pondok pesantren yang didirikan oleh orang tuanya.

“Jadi saya kembali lagi mengajar anak-anak di pondok dan tidak tertarik lagi terjun ke dunia politik,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang wali santri, Abdul Muin, mengaku bangga dengan perkembangan putranya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al Fatah. Menurutnya, sistem pendidikan yang diterapkan tidak hanya menekankan aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, serta akhlak yang baik.

Pihak yayasan berharap para lulusan tahun ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, mandiri, berdaya saing, serta berakhlak mulia.

Dengan perpaduan pendidikan agama, tahfidz Al-Qur’an, dan program kewirausahaan, Pondok Pesantren Al Fatah terus berupaya mencetak generasi santri yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Admin

Recent Posts

Inovasi Literasi Berbuah Prestasi, Pondok Kelor Pintar Sabet Juara 1 Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Desa Pondok Kelor, Kabupaten Probolinggo. Perpustakaan Desa “Pondok…

14 menit ago

Grebeg Tumpeng Meriahkan 1 Muharam 2026, Warga Desa Tumpeng Panjatkan Doa Keselamatan dari Ancaman Erupsi Semeru

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam…

20 jam ago

Kapolres Situbondo Pimpin Langsung Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT, Situasi Aman dan Kondusif

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, memimpin langsung pengamanan kegiatan Pengesahan Warga…

21 jam ago

Perkuat Akses Hukum Masyarakat, Lexnora Law Firm Gelar Diklat Paralegal di Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalam upaya memperluas akses keadilan dan meningkatkan pemahaman hukum di tengah masyarakat,…

22 jam ago

Rakorda PROJO Jatim Rekomendasikan Konfercab Serentak dan Program Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Anak Kurang Mampu

SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat Pro-Jokowi (PROJO) Jawa Timur menggelar Rapat…

1 hari ago

Viral Video Polemik Rujukan Bayi Prematur di Bangkalan, Puskesmas Tanah Merah: Sudah Sesuai SOP

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id — Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video terkait proses rujukan seorang…

2 hari ago