Categories: Berita

Abaikan Keselamatan Jurnalis, Pemkab Probolinggo Dinilai Tebang Pilih Soal Perlindungan Pekerja Rentan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Slogan jurnalis sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo nampaknya hanya menjadi pemanis bibir belaka. Pasalnya, profesi wartawan seolah terlupakan dalam implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di wilayah tersebut.

Padahal, Pemkab Probolinggo telah memiliki landasan hukum kuat melalui Perbup Probolinggo Nomor 42 Tahun 2023. Regulasi ini mengatur tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor berisiko tinggi yang dibiayai melalui APBD dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025.

Meski jurnalis masuk dalam kategori pekerja sektor berisiko bersama pengemudi ojek, petani, dan nelayan, nyatanya banyak jurnalis di lapangan yang belum tersentuh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari pemerintah daerah.

Ironisnya, risiko yang dihadapi wartawan dalam menyajikan informasi akurat bagi masyarakat sangatlah tinggi, namun hal ini tidak menjadi prioritas bagi Pemkab Probolinggo.

Ketua Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO), Ahmad Hilmiddin, angkat bicara mengenai ketimpangan ini. Menurutnya, tidak semua perusahaan media mampu memberikan jaminan sosial secara mandiri, terutama bagi tenaga lepas.

“Perusahaan media umumnya hanya meng-cover BPJS untuk wartawan yang berstatus karyawan tetap. Padahal, di lapangan banyak rekan-rekan kita yang berstatus freelance, stringer, maupun kontributor yang setiap hari bertaruh nyawa mencari berita,” tegas Hilmiddin.

KOMSIPRO mendesak agar Pemkab Probolinggo tidak menutup mata terhadap keberadaan jurnalis lapangan dalam alokasi anggaran perlindungan pekerja rentan.

“Kami memperjuangkan agar rekan-rekan freelance dan stringer ini juga mendapatkan hak yang sama. Jangan sampai regulasi ada, anggaran tersedia, tapi garda terdepan informasi justru dilupakan,” pungkasnya.

Admin

Recent Posts

Sempat Protes Sesak Napas, Warga Balet Baru Akhirnya Puas Usai Usulannya Diterima CV Lahan Mas

JEMBER – Warga Desa Balet Baru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, mengeluhkan debu hitam yang diduga…

13 jam ago

Tragedi di Gubuk Sawah: Dua Warga Seboro Probolinggo Tewas Tersambar Petir

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Suasana duka menyelimuti Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Dua orang warga…

1 hari ago

Ironi Pajak Bangkalan: Jalan Rusak Bak Kubangan, Warga Justru “Dihujani” Razia

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur melalui UPT PPD Bangkalan tengah menjadi…

2 hari ago

Perkuat Sinergi, PKDI Probolinggo Gelar Halal Bihalal dan Ngopi Bareng 600 Kepala Desa se-Jawa Timur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Guna mempererat tali silaturahmi dan menyatukan visi pembangunan desa, Persaudaraan Kepala Desa…

2 hari ago

Dari Ramadan ke Syawal: Apakah Kita Benar-Benar Berubah?

Penulis Siti Aisyah, M.E. (Dosen MBS Institut Badri Mashduqi) Ramadan selalu hadir sebagai bulan yang…

2 hari ago

Satu Pemilik! Satgas MBG Probolinggo Temukan Menu Tak Layak di SPPG Matekan, Serupa Kasus Mojolegi Gading

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Probolinggo kembali menemukan praktik…

2 hari ago