Categories: Hukum

Dugaan Penipuan Umroh Haji HB Rugikan Warga Madura Rp435 Juta, Husnul Arifin Kecam Pelaku dan Desak Kapolri Bertindak

Pamekasan – Sebanyak 24 jemaah umroh asal Madura diduga menjadi korban penipuan perjalanan ibadah yang menyeret nama Haji H B. Total kerugian yang dialami para jemaah ditaksir mencapai sekitar Rp435 juta. Saat ini, seluruh jemaah dilaporkan masih berada di Kota Mekkah, Arab Saudi, untuk menjalankan rangkaian ibadah umroh. Namun, mereka belum dapat kembali ke Tanah Air karena terkendala tiket kepulangan.

 

Kasus ini memicu perhatian luas masyarakat, khususnya di Madura dan Jawa Timur. Sorotan publik semakin menguat setelah kabar tersebut ramai diberitakan di berbagai media dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

 

Menanggapi persoalan tersebut, tokoh masyarakat Madura yang juga Pengurus Organisasi Pemuda Madura serta aktivis pemuda Jawa Timur, Haji Husnul Arifin Mansur, menyampaikan kecaman keras. Ia menilai peristiwa ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele karena menyangkut kepentingan dan keselamatan banyak orang.

 

“Saya mengecam keras dugaan penipuan ini. Ini bukan hanya soal uang, tetapi menyangkut ibadah dan nasib 24 jemaah yang saat ini masih berada di Tanah Suci,” tegas Haji Husnul Arifin Mansur kepada awak media.

 

Menurutnya, aparat penegak hukum harus segera bertindak cepat dan tegas agar permasalahan tidak berlarut-larut. Ia secara langsung meminta perhatian Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian untuk segera turun tangan menangani kasus tersebut.

 

“Saya berharap kepada Bapak Kapolri dan seluruh aparat penegak hukum agar segera memproses kasus ini. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum di negeri ini,” ujarnya.

 

Haji Husnul juga menegaskan bahwa tindakan tegas sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia menyebut, jika benar terjadi unsur penipuan, maka pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

“Kalau memang ada unsur penipuan, pelaku harus segera ditangkap dan diproses secara hukum. Tidak boleh ada pembiaran. Ini menyangkut kerugian orang banyak,” katanya dengan nada serius.

 

Ia juga mengaitkan persoalan ini dengan komitmen pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang, menurutnya, menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas.

 

“Pemerintahan sekarang di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menegaskan hukum harus ditegakkan setegas-tegasnya. Maka aparat harus membuktikan komitmen itu dengan bertindak cepat dalam kasus ini,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Haji Husnul menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi para jemaah yang tertahan di Arab Saudi. Ia meminta semua pihak terkait untuk segera mencari solusi agar para jemaah dapat dipulangkan dengan selamat.

 

“Saya juga meminta agar ada langkah konkret untuk memastikan para jemaah bisa segera kembali ke Tanah Air dengan aman. Keselamatan dan kenyamanan mereka harus menjadi prioritas utama,” tuturnya.

 

Ia menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah. Namun, fokus utama saat ini, katanya, adalah penyelamatan dan kepulangan para jemaah.

 

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana 24 jemaah itu bisa segera pulang. Setelah itu, proses hukum harus berjalan transparan dan tegas,” pungkas Haji Husnul Arifin Mansur. – RCX

Redaksi

Recent Posts

PCNU Jember Tanpa Kepengurusan Definitif Usai SK Karteker Habis, GP Ansor Jaga Aset Organisasi

Jember – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Jember menggelar kegiatan bersih-bersih sekaligus pengecekan…

20 jam ago

Kopdes Merah Putih di Jawa Timur: Ribuan Terbentuk, Kapan Rakyat Benar-Benar Merasakan Manfaatnya?

Oleh: SITI AISYAH, M.E.  Institut Badri Mashduqi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih)…

2 hari ago

Polres Probolinggo Digugat Praperadilan, Penetapan Tersangka WNA Tiongkok Dipersoalkan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Penetapan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, Dingbiao Cui alias Mr. Cui,…

2 hari ago

HUT ke-62 Partai Golkar, Oka Mahendra Pimpin Ziarah Makam Pahlawan di Kraksaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kabupaten…

2 hari ago

Homestay B-29 Lumajang Akan Direnovasi, Pemkab Siapkan Fasilitas Lebih Nyaman bagi Wisatawan

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang berencana merenovasi homestay di Desa Argosari, kawasan wisata B-29,…

3 hari ago

LBH Justisia Arunakara Apresiasi Kemenag Probolinggo Tangani Polemik Yayasan Ihyaul Islam Prasi Gading

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Justisia Arunakara Indonesia mengapresiasi sikap Kantor Kementerian Agama…

4 hari ago