Probolinggo, DetikNusantara.co.id – Aksi teror dengan modus pelemparan batu menggegerkan warga Desa Kotaanyar, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (14/7/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan kaca jendela sebuah rumah warga pecah dan memicu keresahan di lingkungan sekitar.
Rumah yang menjadi sasaran diketahui milik Huda, warga Blok Koloran RT/22 RW/06, Desa Kotaanyar. Lokasi rumah berada di sebelah barat jembatan menuju arah Buaran. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Madura.
Aksi pelemparan batu baru diketahui pada Rabu (15/7/2026) pagi, ketika Huda pulang ke rumah. Ia mendapati kaca jendela rumahnya telah pecah akibat lemparan batu.
“Saya berangkat ke Madura pada hari Selasa. Saat pulang Rabu pagi, saya kaget melihat kaca jendela rumah sudah pecah. Setelah itu saya melapor kepada Ibu Kepala Desa, kemudian diteruskan ke Polsek Kotaanyar,” ujar Huda.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Kotaanyar yang dipimpin oleh anggota bernama Doni langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mencari petunjuk guna mengungkap pelaku pelemparan batu.
Hingga kini, motif maupun identitas pelaku masih belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan situasi keamanan di wilayah Desa Kotaanyar tetap kondusif.
Sementara itu, Endang, istri Huda, berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami berharap pelakunya segera ditemukan sehingga masyarakat bisa kembali merasa aman dan nyaman berada di rumah,” katanya.
Polsek Kotaanyar juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu proses penyelidikan dan mengungkap pelaku aksi teror tersebut.













