Categories: Berita

Belum Bayar Ganti Rugi Rumpon Rp6 Miliar, Nelayan Banyuates Desak Proyek Pasar Ikan Petronas Dihentikan

SAMPANG, Detiknusantara.co.id – Gelombang penolakan terhadap pembangunan Pasar Ikan yang didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Petronas terus disuarakan oleh para nelayan di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Penolakan tegas ini salah satunya disampaikan oleh perwakilan nelayan Desa Masaran, Mashudi dan Muhammad.

Keduanya menyatakan keberatan atas kelanjutan proyek tersebut lantaran pihak Petronas dinilai belum menuntaskan kewajiban pembayaran ganti rugi rumpon nelayan tahun 2024. Nilai ganti rugi yang dituntut mencapai Rp6 miliar untuk wilayah Kecamatan Banyuates.

Menurut para nelayan, kerusakan rumpon akibat aktivitas perusahaan migas tersebut telah berdampak serius terhadap pendapatan dan mata pencaharian mereka. Oleh karena itu, pembangunan fisik pasar dinilai melukai rasa keadilan jika hak-hak dasar nelayan belum dipenuhi.

“Kami meminta kontraktor menghentikan sementara pekerjaan ini. Petronas masih memiliki kewajiban membayar ganti rugi rumpon nelayan Banyuates sebesar Rp6 miliar. Silakan selesaikan dulu pembayarannya, baru proyek ini dilanjutkan,” tegas Mashudi, Jumat (26/12/2025).

Mashudi mengklarifikasi bahwa pada dasarnya nelayan tidak anti-pembangunan. Namun, mereka menuntut penyelesaian hak terlebih dahulu guna menghindari ketimpangan sosial dan potensi konflik yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ia juga memperingatkan, apabila aspirasi ini terus diabaikan, Persatuan Nelayan Banyuates siap mengambil langkah lebih jauh, mulai dari audiensi hingga aksi demonstrasi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

“Setelah tahun baru, kami siap turun ke jalan untuk menggelar aksi dan audiensi,” ujarnya memberikan peringatan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sampang, Kustantinah, belum memberikan keterangan resmi terkait kelanjutan pembangunan Pasar Ikan tersebut meski telah dihubungi untuk konfirmasi.

Admin

Recent Posts

Viral Video Polemik Rujukan Bayi Prematur di Bangkalan, Puskesmas Tanah Merah: Sudah Sesuai SOP

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id — Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh video terkait proses rujukan seorang…

15 jam ago

AKP Febry Hermawan Pimpin Langsung Pengawalan Kedatangan Jemaah Haji Bangkalan, Pastikan Aman dan Lancar

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan melakukan pengawalan dan pengamanan ketat terhadap…

1 hari ago

Pesan KH Ahmad Nizar Jakfar Menggema dalam Pelepasan Santri MTs-MA Fatahillah Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pesan bijak almarhum KH Ahmad Nizar Jakfar kembali menggema dalam acara Tasyakkuran…

1 hari ago

Viral Video Dugaan Pembuangan Limbah di Pantai Banyuglugur Situbondo, Warga Desak Investigasi

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir Kecamatan Banyuglugur,…

2 hari ago

Camat Bungatan Serap Aspirasi Warga Lewat Program NYAMAN di Desa Patemon

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Camat Bungatan, Yogie Kripsian Sah, terus melakukan berbagai inovasi untuk mendekatkan pelayanan…

2 hari ago

Dugaan Pelecehan Seksual Mantan Kepala SPPG Sumberanyar Masih Berproses di Polres Probolinggo, Kini Menjabat Kepala SPPG Bucor Kulon

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret mantan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…

2 hari ago