Categories: Ekonomi

Dukung SDGs, PLN Nusantara Power Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Digital di Desa Pondok Kelor

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) UP Paiton terus memperkuat komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada Selasa (3/3), perusahaan secara resmi menyerahkan bantuan peralatan operasional kepada Kelompok Bank Sampah Digital “Simponi” di Desa Pondok Kelor, Kabupaten Probolinggo.

Bantuan yang diserahkan meliputi infrastruktur penunjang seperti keranjang pemilah, bak sortasi, timbangan digital, hingga renovasi Rumah Bank Sampah agar lebih layak dan representatif. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus mengoptimalkan sistem administrasi berbasis digital yang menjadi keunggulan kelompok ini.

Keunggulan utama dari program ini adalah penggunaan portal aplikasi digital. Melalui sistem ini, setiap setoran sampah warga akan tercatat secara otomatis. Masyarakat dapat memantau catatan transaksi dan saldo mereka secara real-time, yang memastikan proses administrasi berjalan transparan dan akuntabel.

Kepala Desa Pondok Kelor, Frederick Ade Candra, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program ini membawa dampak ganda bagi warga.

“Program ini sangat bermanfaat. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, sistem digital memudahkan masyarakat memantau saldo secara real-time. Ini bukan sekadar urusan sampah, tapi juga peluang ekonomi inovatif bagi warga kami,” ujar Frederick.

Program Bank Sampah Digital ini merupakan wujud nyata kontribusi PLN NP UP Paiton dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta penanganan perubahan iklim.

Dengan dukungan infrastruktur yang lebih modern, Bank Sampah Digital Desa Pondok Kelor diharapkan menjadi pilot project atau model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Probolinggo. Sinergi ini membuktikan bahwa kolaborasi antara sektor industri dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

Admin

Recent Posts

LSM JAKPRO Soroti Menu Tak Layak Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Alaskandang Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Aktivis Probolinggo (JAKPRO) menyatakan keprihatinan mendalam atas…

11 jam ago

Kisah Maskur Hasyim: Tinggalkan Karier di Luar Kota Demi Buka Lapangan Kerja di Tanah Kelahiran Songgon

BANYUWANGI – Di tengah arus anak muda yang berlomba mengejar karier di kota besar, seorang…

1 hari ago

Menakar Konstitusionalitas Batas Usia Maksimal Advokat

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Perdebatan mengenai batas usia dalam profesi advokat harus ditempatkan dalam kerangka konstitusional yang jernih,…

2 hari ago

Gus Khozin Jelaskan Urgensi Ideologi Pancasila Sebagai Pilar Berbangsa

Jember — Sosialisasi Empat Pilar kembali digelar oleh anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKB, Gus…

3 hari ago

Pemkab Probolinggo Perketat Pengawasan Makanan Bergizi Gratis, Prioritaskan Keselamatan Anak

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperkuat komitmen dalam menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis…

3 hari ago

Menutup Pintu Restorative Justice bagi Tersangka Korupsi: Mengapa Kasus ‘Double Job’ Tidak Bisa Dihentikan?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Beberapa rekan bertanya kepada kami: "Berdasarkan teks KUHAP dan Peraturan Kejaksaan No. 15…

4 hari ago