Categories: Ekonomi

Perkuat Industri Kecantikan Jawa Timur, Kana Factory Resmi Buka Pabrik Kosmetik Standar CPKB Golongan A di Situbondo

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Kabupaten Situbondo kini resmi memiliki fasilitas manufaktur kosmetik modern berskala nasional. Hal ini ditandai dengan Grand Opening dan Peresmian Pabrik Kana Factory, sebuah fasilitas produksi kosmetik yang hadir dengan standar mutu tinggi dan sertifikasi CPKB Golongan A.

Kehadiran Kana Factory di Situbondo diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus pusat inovasi kecantikan yang mampu melayani kebutuhan maklon kosmetik dari seluruh Indonesia.

Sebagai pabrik dengan sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) Golongan A, Kana Factory memiliki legalitas penuh untuk memproduksi berbagai jenis sediaan kosmetik secara lengkap. Dengan dukungan teknologi manufaktur terbaru, pabrik ini menjamin setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan BPOM dan kualitas internasional.

“Kami memilih Situbondo sebagai basis produksi untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam mendukung industri manufaktur strategis. Kana Factory hadir dengan komitmen pada mutu, inovasi, dan pemberdayaan,” ungkap pimpinan Kana Factory.

Acara peresmian ini berlangsung meriah namun tetap formal, menunjukkan kelasnya sebagai pemain baru yang diperhitungkan di industri kosmetik. Kedekatan hubungan strategis perusahaan terlihat dari daftar tamu undangan yang hadir, di antaranya:

  • Perwakilan Lemhannas RI: Memberikan dukungan terhadap penguatan industri dalam negeri.
  • Jajaran Jenderal TNI: Menegaskan stabilitas dan dukungan terhadap investasi di wilayah Jawa Timur.
  • Profesional & Mitra Strategis: Pakar industri kecantikan dan vendor bahan baku internasional.
  • Pelaku Industri Kosmetik Nasional: Pengusaha berpengalaman yang siap berkolaborasi dalam pengembangan brand kosmetik baru.

Melalui fasilitas di Situbondo ini, Kana Factory menawarkan layanan maklon one-stop solution. Para pemilik brandatau beautypreneur kini dapat mengembangkan formula eksklusif mereka sendiri, mulai dari tahap riset di laboratorium R&D hingga proses pengemasan akhir, tanpa harus keluar negeri.

Dengan lokasinya yang strategis di jalur distribusi Jawa Timur, Kana Factory siap memangkas rantai logistik dan memberikan efisiensi bagi mitra bisnis di wilayah Jawa, Bali, hingga Indonesia Timur.

Kana Factory adalah perusahaan manufaktur kosmetik (maklon) yang berbasis di Situbondo, Jawa Timur. Tersertifikasi CPKB Golongan A, melayani produksi skincare, body care, dan kosmetik dekoratif dengan standar keamanan dan inovasi terdepan.

Admin

Recent Posts

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

13 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

16 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

16 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

17 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

17 jam ago

Aliansi BEM Probolinggo Raya Laporkan Dugaan Pemblokiran Jalan Pantura ke Polres, Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…

18 jam ago