Categories: Berita

Ironi Hukum di Sumenep: Diduga Korban Pemalsuan Ijazah Jadi Tersangka, Dinas Pendidikan Luput dari Jerat Hukum?

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Sebuah kejanggalan dalam penanganan kasus dugaan pemalsuan ijazah di Sumenep, Jawa Timur, menuai sorotan. Aparat kepolisian Polres Sumenep menetapkan AS, penerima Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Paket B, sebagai tersangka. Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, yang notabene adalah pihak penerbit ijazah tersebut, hanya berstatus sebagai saksi, Rabu (16/04/2025).

Informasi yang dihimpun tim Detik Nusantara, Ijazah yang diduga palsu itu diperoleh AS melalui program pendidikan nonformal Paket B, setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari sebuah yayasan di wilayah kepulauan Sumenep yang berada di bawah naungan Disdik setempat. Program Paket B sendiri merupakan solusi pendidikan alternatif bagi masyarakat yang terkendala akses ke pendidikan formal.

Kasus ini mencuat sejak tahun 2020, berawal dari laporan seorang warga kepulauan ke Mapolres Sumenep. AS, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) di salah satu desa di kecamatan kepulauan, kini harus menghadapi proses hukum dan perkaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Sumber informasi menyebutkan adanya dugaan praktik tebang pilih dalam penanganan kasus ini oleh penyidik Polres Sumenep. Bahkan, muncul indikasi pemaksaan pasal yang berpotensi menjerat tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah tersebut. Hal ini dinilai ganjil mengingat barang bukti yang ada turut melampirkan legalisir yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumenep.

Hingga berita ini diturunkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Widiarti, belum dapat dikonfirmasi. Pihak Polres Sumenep maupun Kejaksaan Negeri Sumenep juga belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus yang menimbulkan pertanyaan tentang penegakan hukum ini.

Reporter: Liamsan

Redaksi

Recent Posts

Gebrakan Kepala BPN Jember Baru: SEKTI Tagih Janji Reforma Agraria dan Penyelesaian Konflik Lahan

Jember - Persoalan konflik agraria masih menjadi perhatian utama kalangan petani di Kabupaten Jember. Hal…

12 jam ago

Tingkatkan Mutu Pendidikan, MTs Raudlatul Hasaniyah Jalani Visitasi Akreditasi BAN PDM Jawa Timur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalam upaya menjamin kualitas layanan pendidikan dan standarisasi mutu madrasah, Madrasah Tsanawiyah…

13 jam ago

Gandeng LPBH PCNU Kraksaan, Muslimat NU Kraksaan Siapkan Kader Tangguh Melek Hukum dan Organisasi

PROBOLINGGO, detiknusantara.co.id – Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Kraksaan menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi…

17 jam ago

Skandal Puskesmas Krejengan Memanas: Selain Dugaan Selingkuh, Oknum ASN Diduga Pernah Tilap Dana Taktis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RJS…

1 hari ago

Info Pengalihan Arus Lalu Lintas Bangkalan Jelang Keberangkatan Haji 2026

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan resmi memberlakukan rekayasa arus lalu lintas…

2 hari ago

Warga Liprak Kidul Keluhkan Bau Menyengat, Diduga Akibat Pencemaran Limbah Operasional MBG

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Warga Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, mulai menyuarakan keresahannya terkait…

2 hari ago