Categories: Fakta

Jeritan Siswa SMK Yatim Piatu di Probolinggo, 4 Tahun Ijazahnya Ditahan dan Kesulitan Cari Kerja

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Faqih Hasan, seorang pemuda yatim piatu warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, sudah empat tahun kesulitan mendapatkan ijazah kelulusannya. Ijazah alumni SMK Mandiri Kraksaan jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran tahun 2021 ini ditahan oleh pihak sekolah karena alasan tunggakan biaya.

Akibat penahanan ijazah tersebut, Faqih mengalami hambatan besar untuk mendapatkan pekerjaan. Selama 4 tahun ia tidak mendapatkan ijazahnya dan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena terkendala ijazah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMK Mandiri Kraksaan, Supriyono, membenarkan penahanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Faqih Hasan masih memiliki tunggakan sebesar Rp. 2.170.000.

“Saya masih baru menjabat sebagai Kepala Sekolah, baru masuk tahun 2024 kemarin. Jadi kalau mau ambil ijazah harus melakukan pelunasan dulu dan ada keringanan 30 persen,” jelas Supriyono.

Ironisnya, saat Paman Faqih, Ibnu Hajar, hanya meminta legalisir ijazah untuk keperluan melamar pekerjaan, pihak sekolah tetap meminta biaya sebesar Rp. 100.000 dan meminta Faqih untuk hadir.

“Kami bukan tidak mau membayar, karena saat ini ponakan kami merupakan anak yatim piatu dan belum bekerja sehingga belum bisa membayar kekurangan dari sekolah tersebut. Kami hanya meminta keringanan untuk meminta legalisir saja tapi masih harus ada biaya,” keluhnya.

Tindakan penahanan ijazah oleh SMK Mandiri Kraksaan ini bertentangan dengan peraturan pemerintah. Berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 1 Tahun 2022, dan diperkuat oleh Permendikbud Nomor 58 Tahun 2024, sekolah dilarang menahan ijazah asli siswa dengan alasan apa pun. Ijazah adalah hak sah siswa sebagai pengakuan atas kelulusan dan tidak boleh dijadikan jaminan, bahkan karena adanya tunggakan biaya sekolah.

Redaksi

Recent Posts

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Ponpes Darul Arifin 2 Jember, Gus Khozin Tekankan Sinergi Pancasila dan NKRI

Jember - Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan digelar di Pondok Pesantren Darul Arifin 2, Kecamatan Kaliwates,…

7 jam ago

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

6 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

6 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

6 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

7 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

1 minggu ago