Categories: Daerah

Kasus PMK di Lumajang Turun Drastis, Vaksinasi Rutin Terbukti Efektif

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id— Upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Lumajang membuahkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang mencatat penurunan kasus yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data DKPP, tercatat hanya ada 97 kasus PMK di tahun 2025. Angka ini turun drastis jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 220 kasus.

Vaksinasi Door to Door Jadi Kunci Keberhasilan

Kepala Bidang Peternakan DKPP Lumajang, Endra Novianto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi petugas dalam menjalankan program vaksinasi secara rutin dan menyeluruh.

“Penurunan ini tidak lepas dari kerja keras petugas di lapangan yang melakukan vaksinasi dengan metode door to door langsung ke kandang-kandang sapi milik warga,” ujar Endra saat dikonfirmasi, Rabu (21/1).

Endra menjelaskan bahwa tren gejala PMK biasanya mulai muncul pada periode November hingga Februari. Hal ini berkaitan erat dengan perubahan musim (pancaroba) yang mempengaruhi kondisi fisik hewan.

Cakupan Vaksinasi Capai Booster Kedua

Untuk menjaga imunitas ternak, DKPP Lumajang telah menyisir seluruh wilayah melalui empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada.

“Alhamdulillah, seluruh wilayah di Lumajang sudah terjangkau vaksinasi. Mulai dari dosis pertama, revaksinasi, hingga booster kedua. Petugas Puskeswan kami setiap hari berkeliling desa sesuai jadwal,” jelasnya.

Waspada Penyakit Akibat Cuaca Ekstrem

Meski kasus PMK menurun, Endra tetap mengingatkan para peternak untuk waspada terhadap cuaca yang tidak menentu. Selain PMK, ancaman penyakit lain pada sapi maupun unggas tetap mengintai akibat kelembapan tinggi.

Tips bagi peternak untuk menjaga daya tahan tubuh hewan:

  • Nutrisi Berkualitas: Pastikan asupan pakan dan minum tercukupi.
  • Suplemen Tambahan: Pemberian vitamin atau bahan alami (empon-empon) sangat dianjurkan.
  • Kebersihan Kandang: Menjaga sirkulasi udara dan memastikan kandang tidak lembap.
  • Sanitasi: Kelembapan tinggi saat musim hujan menjadi sarang bakteri, sehingga kebersihan lingkungan adalah kunci.

Dengan upaya pencegahan yang konsisten dan sinergi antara petugas serta peternak, DKPP Lumajang optimis kesehatan hewan ternak di wilayahnya dapat terus terjaga di masa mendatang.

Admin

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

1 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

1 hari ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

1 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

2 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

3 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

3 hari ago