Categories: Berita

Koperasi Delta Pratama Kraksaan Diduga Belum Terdaftar di OJK, Nasabah Kirim Surat Klarifikasi

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Koperasi Delta Pratama Kraksaan kembali menjadi perhatian publik terkait dugaan belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kecurigaan ini muncul setelah Umar Fauzi, kuasa hukum salah satu nasabah, mengirimkan surat klarifikasi resmi kepada pihak koperasi. Langkah ini diambil Fauzi setelah menemukan sejumlah kejanggalan dalam perhitungan pelunasan pinjaman kliennya.

“Kami hanya ingin memastikan bahwa semua kegiatan pembiayaan ini dilakukan oleh lembaga yang memiliki legalitas lengkap sesuai undang-undang. Ini demi kepastian hukum, tidak lebih,” tegas Fauzi saat ditemui wartawan.

Dalam surat klarifikasi tersebut, Fauzi secara spesifik meminta Koperasi Delta Pratama memberikan jawaban tertulis mengenai status pendaftaran dan izin usaha di OJK, Kementerian Koperasi dan UKM, serta izin operasional dari Dinas Koperasi Kabupaten/Kota Probolinggo. Menurutnya, ketiga izin ini adalah fondasi hukum wajib bagi lembaga simpan pinjam.

“Ini bukan hanya persoalan klien kami, tetapi menyangkut perlindungan konsumen dan kepastian bagi seluruh masyarakat yang menjadi anggota,” tambahnya, menekankan pentingnya transparansi legalitas.

Selain isu legalitas, Fauzi juga mengajukan permohonan keringanan atas utang kliennya. Dalam dokumen pelunasan, kliennya diwajibkan membayar sebesar Rp95.641.900, yang sudah mencakup pokok, bunga, dan denda.

Fauzi menilai jumlah tersebut terlalu memberatkan dan kontradiktif dengan prinsip koperasi yang seharusnya berasaskan keadilan dan semangat gotong royong. Pihaknya menyatakan, kliennya saat ini hanya sanggup melunasi pokok pinjaman senilai Rp5.300.000.

“Kami tidak menolak membayar. Kami hanya meminta koperasi mempertimbangkan kondisi ekonomi anggota. Ada dasar hukum yang membolehkan penghapusan bunga dan denda agar anggota bisa lepas dari jeratan utang,” ujar Fauzi dalam wawancara lanjutan.

Ketika dikonfirmasi, Dadang, yang disebut sebagai salah satu pimpinan di KSP Delta Kraksaan, memberikan respons yang menenangkan. Ia mengklaim bahwa koperasi memiliki berkas perizinan yang lengkap. “Perizinan kami lengkap. Tidak ada yang kami sembunyikan,” tandasnya.

Namun, saat media meminta Dadang untuk segera menunjukkan dokumen-dokumen legalitas tersebut sebagai bukti, ia menyatakan tidak bisa memutuskan sendiri. “Saya tidak bisa memutuskan sendiri untuk membuka dokumen. Kami harus rapat dan berkoordinasi dengan pengurus lain. Kasih kami waktu, nanti pasti kami jawab secara resmi,” pungkasnya kepada wartawan.

Redaksi

Recent Posts

ORMAS SATU DARAH DAN LSM GERAK INDONESIA SIAP TURUN JALAN! DUKUNG YAKUZA MANEGES TEGAKKAN AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR

KEDIRI – Ormas Satu Darah menyatakan kesiapan untuk turun ke jalan memberikan dukungan moral kepada…

9 jam ago

Lexnora Law Firm Evaluasi Satu Tahun, Siapkan Ekspansi Penanganan Perkara di Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Memasuki usia satu tahun, Lexnora Law Firm mulai memantapkan langkah pengembangan kantor…

9 jam ago

Munas FK PKBM Indonesia di UNESA Surabaya Diwarnai Kericuhan, Peserta Protes Usulan Larangan Politik Uang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM)…

1 hari ago

14 Desa di Lumajang Rawan Banjir Lahar Hujan Semeru, Supiturang dan Oro-Oro Ombo Jadi Perhatian Khusus

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Sebanyak 14 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa…

1 hari ago

Disnaker Lumajang Kelola DBHCHT Rp1,9 Miliar pada 2026, Biayai BPJS Ketenagakerjaan 15 Ribu Peserta

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 miliar…

2 hari ago

200 Atlet Ikuti Turnamen Badminton Besuki Raya Cup 2026, Diikuti 17 Klub Se-Tapal Kuda

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Ratusan atlet bulu tangkis usia dini hingga remaja dari berbagai daerah di…

2 hari ago