Categories: Pemerintahan

Respons Polres Probolinggo Soal Larangan Polisi Duduki Jabatan Sipil

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id —Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan larangan anggota Polri menduduki jabatan sipil. Kini muncul pertanyaan mengenai bagaimana kebijakan ini akan diterapkan di tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Probolinggo.

Saat dimintai konfirmasi oleh awak media melalui pesan pribadi pada Kamis pagi, Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif memberikan tanggapan.

Namun, respons tersebut belum menjelaskan secara rinci mengenai langkah konkret yang akan diambil oleh jajaran internal Polres Probolinggo.
Media menanyakan kejelasan sikap Polres Probolinggo terhadap aturan baru ini, termasuk kemungkinan penarikan anggota Polri yang saat ini diketahui masih menduduki jabatan sipil.

Terkait keputusan Mahkamah yang melarang anggota polisi untuk duduk di jabatan sipil, bagaimana kebijakan Polres Probolinggo, Pak? Dan jika ada anggota yang masih menjabat, apakah akan ditarik kembali menjadi anggota Polri aktif sepenuhnya.

Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif memberikan respons yang sangat singkat dan terkesan hati-hati. “Berkah mas, bismillah istiqomah,” jawabnya.

Meskipun pernyataan ini belum memberikan arah kebijakan teknis Polres Probolinggo, respons tersebut mengindikasikan bahwa pihak kepolisian di tingkat daerah masih dalam tahap penelaahan dan menunggu arahan resmi yang lebih komprehensif dari institusi di atasnya (Mabes Polri).

Wartawan juga telah menyampaikan kesediaan untuk melakukan wawancara langsung demi mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjadwalan lanjutan.

Situasi ini menunjukkan bahwa implementasi putusan Mahkamah di tingkat daerah masih menunggu tindak lanjut struktural dari pusat. Media akan terus melakukan pemantauan untuk mengikuti perkembangan kebijakan tersebut di lingkungan Polres Probolinggo.

Redaksi

Recent Posts

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

6 jam ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

8 jam ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

8 jam ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

9 jam ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

9 jam ago

Aliansi BEM Probolinggo Raya Laporkan Dugaan Pemblokiran Jalan Pantura ke Polres, Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aliansi BEM Probolinggo Raya mendatangi Polres Probolinggo untuk melakukan audiensi sekaligus menyerahkan…

11 jam ago