DetikNusantara.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Operasi senyap ini berhasil mengamankan total 10 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pejabat di lingkungan Dinas PUPR Riau.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menambahkan bahwa OTT ini diduga terkait dengan proyek yang sedang berjalan di Dinas PUPR Provinsi Riau. Meskipun demikian, KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas para pihak yang diamankan maupun proyek yang menjadi sumber dugaan korupsi.
Dalam operasi tersebut, tim KPK juga berhasil menyita sejumlah uang yang diduga merupakan barang bukti. Saat ini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif dan menentukan status hukum dari para pihak yang telah diamankan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh KPK setelah proses pemeriksaan selesai.
Jember - Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan digelar di Pondok Pesantren Darul Arifin 2, Kecamatan Kaliwates,…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…
SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…
BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…