DetikNusantara.co.id – KPK Amankan Gubernur Riau dan 9 Orang Lainnya dalam OTT Terkait Proyek Dinas PUPR
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau, yang kali ini menjerat Gubernur Riau, Abdul Wahid, dan sembilan orang lainnya. Operasi ini diduga terkait dengan tindak pidana korupsi dalam proyek-proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa total ada 10 orang yang diamankan dalam OTT ini, termasuk penyelenggara negara. Selain itu, KPK juga telah menyita sejumlah alat bukti yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi tersebut.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, dan Ketua KPK, Setyo Budiyanto, juga telah mengonfirmasi penangkapan Gubernur Riau dalam operasi tersebut.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dan menentukan status hukum mereka.
Sebagai informasi, OTT ini merupakan yang keenam kalinya dilakukan oleh KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di berbagai daerah, termasuk Ogan Komering Ulu (Sumatera Selatan), Sumatera Utara, Kolaka Timur (Sulawesi Tenggara), Jakarta, dan Kementerian Ketenagakerjaan. Kasus-kasus tersebut melibatkan anggota DPRD, pejabat Dinas PUPR, dan bahkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…
LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…
BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…
Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…