Categories: Kabar Desa

Mengintip Kondisi Proyek Makadam Dusun Toguren Sampang Madura yang Disorot Projo

SAMPANG, Detiknusantara.co.id – Proyek pembangunan jalan makadam di Dusun Toguren, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan publik.

Proyek yang diduga bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025 tersebut dinilai tidak transparan, tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan berpotensi dijadikan ladang korupsi oleh pihak pelaksana.

Koordinator Lapangan DPC Projo Sampang, Faris Reza Malik, menyebut bahwa pelaksanaan proyek ini menyimpang secara teknis maupun administratif.

“Kami mencium banyak kejanggalan. Proyek ini tidak hanya tidak transparan karena tanpa papan informasi, tapi juga secara teknis diduga kuat tidak sesuai dengan RAB. Bahan yang digunakan bukan batu makadam, melainkan tanah bercampur batu apung,” ungkap Faris, selasa (15/7).

Faris menegaskan bahwa proyek yang menggunakan uang negara wajib terbuka kepada publik dan diawasi bersama. Ia menyebut tindakan ini melanggar UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta Pasal 28F UUD 1945.

“Jangan jadikan Dana Desa sebagai alat memperkaya diri. Jika ada pelanggaran, kami akan laporkan ke kecamatan, inspektorat, bahkan kepolisian. Kalau perlu, proyek ini harus dibongkar dan diulang dari nol,” tambahnya.

Menurut hasil investigasi tim Projo, tidak ada papan nama proyek di lokasi, dan kualitas pekerjaan sangat diragukan karena penggunaan material ringan yang tidak sesuai standar jalan makadam.

“Jalan seperti ini tidak akan bertahan lama. Ini hanya menguntungkan pihak pelaksana, bukan masyarakat,” ujar Faris.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Tlagah, Ayyub, ketika dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resmi. Melalui pesan WhatsApp, ia hanya menyampaikan bahwa sedang dalam kondisi sakit.

“Engghi. Ghuleh ghik eroma sakek,” tulis Ayyub singkat.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih terus mencoba menghubungi pihak pelaksana dan instansi terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago