Categories: Lifestyle

Pemuda Pajarakan Tetap Semangat Jaga Kebersihan Lingkungan Meski tanpa Sentuhan Anggaran Desa

PROBOLINGO, DetikNusantara.co.id – Di tengah kondisi kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekelompok pemuda di Dusun Kapasan, Desa Pajarakan Kulon, Kabupaten Probolinggo menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan tempat mereka tinggal. Tanpa menunggu bantuan dari Pemerintah Desa, mereka secara mandiri bergerak dan melakukan aksi bersih-bersih dengan penuh semangat.

Komunitas pemuda setempat merasa prihatin melihat tumpukan sampah dan rerumputan yang tumbuh rimbun di area tempat pemakaman umum (TPU), hingga membuat para pemuda berinesiatif untuk menyemprot dengan obat pembasmi rumput sambil membuang sampah yang berserakan diarea TPU.

Menurut Toni koordinator pemuda kapasan  menyatakan bahwa kegiatan  tersebut sepenuhnya didanai dan dilaksanakan secara swadaya, sebagai bentuk rasa cinta para pemuda terhadap kelestarian lingkungan didesa mereka.

” Kami iuran seikhlasnya untuk membeli obat pembasmi rumput dan peralatan kebersihan lainya, Kami tidak menunggu iuran dana desa sama sekali, ini merupakan wujud kesadaran para pemuda kapasan terhadap lingkungan,” ujar Toni pada jum’at (21/11/2025).

Meskipun awalnya bergerak sendirian, konsistensi para pemuda ini mulai menular. Beberapa warga senior kini ikut bergabung dalam aksi bersih-bersih, memberikan makanan ringan, atau menyumbangkan alat kebersihan seadanya.

“Kami tidak butuh anggaran, kami butuh kesadaran, jika setiap warga sadar akan kebersihan, maka itu merupakan bentuk bantuan besar,” tambahnya

Dampak nyata dari aksi ini pun sangat terlihat. Jalanan dan sudut desa kini terlihat lebih asri dan bebas dari sampah liar. Selain itu, inisiatif ini berhasil memicu diskusi aktif di antara warga mengenai pentingnya pemilahan sampah dan pe

” Salut sekali pada anak-anak muda ini. Mereka mengajarkan kami bahwa kebersihan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Pemerintah Desa,” kata Ibu Qoimah.

Para pemuda Pajarakan Kulon berharap inisiatif mandiri ini dapat menjadi contoh bagi dusun atau desa lain. Mereka tidak menuntut pengakuan atau pujian, melainkan hanya mengharapkan dukungan moral dan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat agar menjaga lingkungan tetap bersih.

Meskipun tanpa sentuhan anggaran resmi, semangat dan gotong royong pemuda Pejarakan Kulon telah membuktikan bahwa kemauan untuk bertindak nyata adalah mesin penggerak perubahan yang paling kuat di tingkat akar rumput.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

6 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

6 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

6 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

7 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

7 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

7 hari ago