Categories: Berita

Perkuat Mental Warga Binaan, Kemenag dan Rutan Kraksaan Gelar Pembinaan Rohani

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus berkomitmen meningkatkan kualitas spiritual warga binaannya. Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Rutan Kraksaan menggelar pembinaan rohani bagi sekitar 200 warga binaan laki-laki dan perempuan, Kamis (12/2/20226).

Kegiatan yang melibatkan penyuluh agama dari KUA Gending, KUA Krejengan, dan KUA Maron ini mengusung tema keutamaan bulan suci Ramadhan serta urgensi sifat sabar dalam menghadapi ujian hidup.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kemenag Probolinggo atas konsistensinya dalam membimbing warga binaan.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan, mengingat 90 persen penghuni rutan adalah warga lokal Kabupaten Probolinggo. Kami juga berharap pemerintah daerah semakin meningkatkan kontribusinya bagi pembinaan mereka,” ujar Galih.

Senada dengan itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Yasin Zaini, menekankan bahwa pencerahan spiritual ini bertujuan agar warga binaan tidak mengulangi kesalahan masa lalu.

“Tujuannya agar mereka mampu berperilaku lebih baik dan siap kembali hidup bahagia di tengah masyarakat,” tambah Yasin. Ia juga mengusulkan adanya program pasca-bebas, seperti padat karya, untuk menopang ekonomi keluarga mantan warga binaan.

Tak hanya soal rohani, Rutan Kraksaan juga membekali penghuninya dengan berbagai keterampilan produktif seperti pembuatan gitar, kerajinan celengan, hingga membatik yang bekerja sama dengan Disnaker Kabupaten Probolinggo.

Humas Rutan, Buhromi Fauzi, mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada mantan narapidana.

“Kami memberikan wadah kreativitas, bahkan mereka ikut serta dalam lomba pidato digital yang digelar PCNU Kraksaan. Namun, tantangan utama kami saat ini adalah pemasaran produk hasil karya mereka. Kami sangat terbuka jika pihak swasta atau pemerintah mau berkolaborasi dalam pemasaran,” jelas Buhromi.

Di sisi lain, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, M. Imanuddin Nur Fajri, terus mendorong para penyuluh agama Islam untuk meningkatkan kualitas materi pembinaan.

Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat krusial untuk menjaga harmoni dan memastikan pesan-pesan keagamaan tersampaikan dengan efektif, terutama di lingkungan khusus seperti Rutan.

Admin

Recent Posts

Wisata Madakaripura Probolinggo Tutup Sementara, Ini Penyebab dan Kondisi Terbarunya

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Akses utama menuju objek wisata ikonik Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo,…

24 jam ago

Respons Desakan Warga, Kapolsek Kangean Turun Langsung ke TKP Kasus Dugaan Rudapaksa

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Kapolsek Kangean, Iptu Datun Subagiyo, bergerak cepat menanggapi kedatangan sejumlah warga Desa…

2 hari ago

Rumah Dinas Bea Cukai Probolinggo Disulap Jadi Bisnis Salon & MUA Milik Kabag Umum Diduga Tak Berizin

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Fasilitas negara yang seharusnya digunakan untuk menunjang kedinasan kini tengah menjadi sorotan.…

5 hari ago

Polsek Kangean Dinilai Lamban Tangkap Pelaku Rudapaksa di Desa Gelaman Sumenep

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Keadilan di wilayah hukum Polsek Kangean (Arjasa) kini tengah menjadi sorotan publik.…

6 hari ago

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Bani Sabua Probolinggo Gelar Halal Bihalal ke-24

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Menjaga tradisi dan mempererat tali persaudaraan, keluarga besar Bani Sabua kembali menggelar…

6 hari ago

Antara Prosedur dan Nyawa: Mengapa Buser Tanpa Senjata Adalah Bunuh Diri Operasional

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Soalan: Bagaimana apabila terdapat kebijakan Polri yang menarik seluruh senjata api yang selama…

6 hari ago