Categories: Berita

Probolinggo Krisis LPG 3kg: Sidak Massal Dinilai Gagal, Warga Lari Belanja ke Situbondo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menginstruksikan inspeksi mendadak (Sidak) secara masif di berbagai kecamatan, upaya tersebut dinilai belum membuahkan hasil. Hingga saat ini, masyarakat masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3kg dengan harga yang melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kegagalan penanganan distribusi gas melon ini memicu kekecewaan warga, terutama karena kondisi di wilayah tetangga, Kabupaten Situbondo, terpantau jauh lebih stabil.

Imam Prayitno, warga asal Besuki, Situbondo yang kini menetap di Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, mengungkapkan perbedaan mencolok tersebut. Menurutnya, kelangkaan energi yang terjadi di Probolinggo tidak dirasakan di kampung halamannya.

“Kalau saya tidak mau ribet. Saat pulang ke Besuki, saya beli di sana harganya masih stabil Rp18.000 dan barangnya tidak sulit dicari,” ujar Imam kepada awak media, Senin (20/4/2026).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan di Probolinggo, di mana warga harus berkeliling mencari stok di toko-toko kelontong dengan harga yang sudah tidak terkontrol.

Menanggapi keluhan masyarakat yang kian meluas, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, mengeklaim bahwa pihaknya telah bergerak.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran camat di Kabupaten Probolinggo telah diinstruksikan untuk memantau langsung distribusi di lapangan melalui Sidak.

“Seluruh camat telah bersama-sama melakukan sidak LPG 3kg. Pemantauan distribusi terus dilaksanakan secara intensif untuk memastikan ketersediaan stok,” jelas Sugeng singkat.

Walaupun pemerintah mengeklaim telah melakukan pengawasan, realita di lapangan menunjukkan harga di tingkat pengecer masih mencekik rakyat kecil. Publik kini menunggu langkah konkret yang lebih dari sekadar “seremonial sidak” agar disparitas harga dan kelangkaan ini segera teratasi, mengingat LPG 3kg merupakan kebutuhan primer bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

Admin

Recent Posts

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

3 jam ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

3 jam ago

Misbakhun Bantah Keterlibatan Pita Cukai Ilegal: Nama Saya Tidak Ada di Data Bea Cukai

Probolinggo, DetikNusantara — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Probolinggo, Mukhamad Misbakhun, secara tegas membantah tuduhan…

8 jam ago

LKKNU Bersama DP3AK Surabaya Dorong RW Responsif Gender dan Ramah Anak Menuju Generasi Emas 2045

SURABAYA, DetikNusantara.co.id – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

11 jam ago

Dugaan Pemotongan Honor Paskibra Mencuat, Festival Anti Korupsi Semarak Digelar Pemkab Probolinggo, Edukasi atau Hanya Seremonial?

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar Festival Antikorupsi 2026 di Gelora Merdeka Kraksaan,…

1 hari ago

Lomba Desa Tematik Hijau Kabupaten Probolinggo, Desa Binor Andalkan Kelengkeng dan Inovasi Pengolahan Sampah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, menjalani verifikasi lapangan penilaian Desa Tematik…

1 hari ago