Categories: Berita

Tambang Galian C Ilegal di Sampang Merajalela, Warga Ancam Lawan Aparat yang Diduga Tutup Mata

SAMPANG, DetikNusantara.co.id – Maraknya penambangan liar (galian C ilegal) di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Mirisnya, aktivitas tambang ilegal ini disinyalir dibiarkan begitu saja oleh aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait, menimbulkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat.

Sudah berbulan-bulan warga sekitar melayangkan laporan dan menyuarakan keluhan mereka. Namun, tidak satu pun tindakan nyata yang dilakukan APH maupun instansi terkait. Para pelaku seolah bebas merusak tanah dan mengangkut hasil bumi tanpa tersentuh hukum.

“Kami sudah lapor ke Polda, ESDM, dan berbagai pihak, tapi hasilnya nol besar. Sementara, kerusakan makin parah dan warga makin menderita,” ujar Ivan B. Ariesta, Ketua LKUHAP, dengan geram.

Ivan menambahkan, dampak dari tambang ilegal ini sangat terasa: debu tebal menyesakkan napas, jalan-jalan rusak parah, dan ancaman longsor yang menghantui. Ia mencurigai adanya praktik pembiaran terstruktur, atau bahkan mafia tambang yang dilindungi oknum APH.

“Bukankah ini jelas pelanggaran hukum? Lantas, kenapa tidak ada yang bergerak? Apakah hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas? Jangan main mata, segera bertindak!” tegasnya.

Pihaknya kini menuntut aksi nyata dan penegakan hukum tanpa kompromi. Ia mendesak agar pelaku galian C ilegal ditangkap dan diadili tanpa pandang bulu, seluruh operasi tambang tidak berizin dihentikan, dan publik dibuka siapa saja yang bermain di balik praktik kotor ini.

“Kalau mereka tidak bergerak, kami yang akan bergerak. Kalau hukum dibungkam, kami akan teriak lebih keras. Jangan sampai rakyat kehilangan kesabaran dan memilih jalan perlawanan terbuka!” ancam Ivan.

Bagi warga Banyuates, ini bukan sekadar urusan tambang. Ini adalah pertarungan hidup mati demi lingkungan, keselamatan, dan hak dasar sebagai warga negara. Jika aparat dan pemerintah terus bungkam, gelombang perlawanan sosial tak bisa dihindari.

Redaksi

Recent Posts

Disnaker Lumajang Kelola DBHCHT Rp1,9 Miliar pada 2026, Biayai BPJS Ketenagakerjaan 15 Ribu Peserta

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lumajang mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 miliar…

9 jam ago

200 Atlet Ikuti Turnamen Badminton Besuki Raya Cup 2026, Diikuti 17 Klub Se-Tapal Kuda

SITUBONDO, DetikNusantara.co.id – Ratusan atlet bulu tangkis usia dini hingga remaja dari berbagai daerah di…

9 jam ago

Anomali PPP; Yang Gagal Siapa Yang Dipecat Siapa

Kegagalan PPP tidak cukup hanya dinilai dengan angka dari hasil Pileg 2024 yang hanya mencapai…

20 jam ago

LIRA Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyoroti dugaan kasus penyadapan…

1 hari ago

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

3 hari ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

3 hari ago