Categories: Berita

Viral Kritik Konsep Upacara 17 Agustus, Soroti Perbedaan Fasilitas Peserta dan Pejabat

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sebuah unggahan di media sosial Instagram yang menyoroti pelaksanaan upacara 17 Agustus menjadi perhatian warganet. Unggahan tersebut mengkritik adanya perbedaan kondisi antara peserta upacara yang disebut harus berdiri di bawah terik matahari dan pejabat yang berada di tempat teduh.

Unggahan dari akun Instagram @niken_ayu2308 tersebut menampilkan ilustrasi suasana upacara kemerdekaan. Dalam gambar, sejumlah peserta upacara digambarkan berdiri di bawah panas matahari, sementara para pejabat terlihat duduk di bawah tenda dengan berbagai fasilitas.

Pesan utama dalam unggahan tersebut ditulis dengan kalimat, “Saya belum ngerti konsep upacara 17 Agustus.”

Ilustrasi itu kemudian membandingkan kondisi peserta dengan pejabat. Pada bagian peserta tertulis, “Dimana peserta upacaranya baris panas-panasan,” sedangkan pada bagian pejabat disebutkan, “Sedangkan pejabatnya duduk manis di bawah tenda yang teduh dengan suguhan snack, buah dan minuman air mineral botol.”

Di bagian bawah ilustrasi terdapat pertanyaan bernada kritik, “Kemerdekaan untuk siapa, jika masih ada yang terik dan ada yang teduh?”

Unggahan tersebut menyampaikan kritik sosial terhadap penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kemerdekaan, khususnya terkait kenyamanan dan perlakuan yang diterima peserta dibandingkan tamu atau pejabat.

Pesan dalam ilustrasi tidak secara spesifik menyebut lokasi atau penyelenggara upacara tertentu. Karena itu, kritik yang disampaikan lebih tepat dipahami sebagai sorotan umum terhadap konsep dan pelaksanaan upacara 17 Agustus.

Dalam unggahan tersebut, peserta upacara digambarkan harus mengikuti rangkaian kegiatan dalam kondisi terbuka dan terpapar panas matahari. Sementara itu, pejabat yang hadir digambarkan mendapatkan tempat duduk di bawah tenda serta memperoleh makanan dan minuman.

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, unggahan tersebut telah mendapatkan ratusan ribu tanda suka dan ribuan komentar. Pada saat tangkapan layar diambil, unggahan tercatat memperoleh sekitar 247 ribu likes, 7.018 komentar, serta puluhan ribu kali dibagikan.

Tingginya interaksi menunjukkan bahwa isu mengenai kesetaraan dan kenyamanan dalam kegiatan kenegaraan masih menjadi perhatian masyarakat.

Kritik tersebut juga membuka ruang diskusi mengenai bagaimana upacara peringatan Hari Kemerdekaan seharusnya dilaksanakan agar tetap berlangsung tertib dan khidmat, tetapi juga memperhatikan kondisi peserta, termasuk perlindungan dari cuaca panas.

Pada akhirnya, pesan yang disampaikan melalui ilustrasi tersebut menekankan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan seremoni, tetapi juga bagaimana setiap peserta mendapatkan perlakuan yang layak dan manusiawi.

Admin

Recent Posts

Sambut Kepemimpinan Baru PN Kraksaan, LPBH PCNU Optimis Sinergi Hukum dan Keadilan Bagi Masyarakat Makin Kuat

KRAKSAAN, detiknusantara.co.id — Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LPBH PCNU) Kraksaan menyampaikan…

3 jam ago

Panggung Penghakiman dan Martabat Manusia: Refleksi Filosofis atas Larangan Memajang Tersangka

Disusun oleh: A. Mukhoffi, S.H., M.H. DETIKNUSANTARA.CO.ID - Sejak lama, panggung penegakan hukum sering kali…

10 jam ago

Polres Probolinggo Ungkap Peredaran Miras Lintas Provinsi, 3.170 Liter Diamankan dari Dua Bus

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Polres Probolinggo mengungkap kasus peredaran minuman keras (miras) tanpa izin yang diangkut…

15 jam ago

Proyek Revitalisasi SMPK St. Lukas Kedungrejo Lumajang Disorot, Pekerja Diduga Abaikan K3 dan APD

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Proyek revitalisasi SMPK St. Lukas di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang,…

3 hari ago

Kritik Kebijakan Pabrik Paving Mandiri DPUPR Kabupaten Probolinggo: Mengapa Mengabaikan Skema Pemberdayaan MBR dan Padat Karya?

Disusun oleh: A. Mukhoffi, S.H., M.H. DETIKNUSANTARA.CO.ID - Langkah progresif yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten…

5 hari ago

PKB Kabupaten Probolinggo Perkuat Struktur hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat konsolidasi dan menata…

5 hari ago