Categories: Peristiwa

Warga Gunggungan Pakuniran yang Dikeroyok Puluhan Santri masih Jadi Sorotan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Peristiwa pengeroyokan yang menimpa Ishaq Fathoni, seorang wali santri, oleh puluhan santri di lingkungan Pondok Pesantren wilayah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mendapat sorotan.

Ishaq Fathoni, warga Dusun Pancor, Desa Gunggungan Kidul, Kecamatan Pakuniran, dikeroyok saat sedang mengurus administrasi kepindahan anaknya.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jakpro kini menindaklanjuti kasus tersebut dengan mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo untuk berkoordinasi.

Mereka mendesak agar para pelaku segera diproses hukum dan ditangkap sesuai Laporan Polisi (LP) bernomor LP/B/211/X/2025/SPKT/POLRES PROBOLINGGO.

Sekretaris Jakpro, Purnomo, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mendampingi korban hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan pelaku dan “otak intelektual” di balik pengeroyokan oleh puluhan santri tersebut bertanggung jawab.

“Berdasarkan kronologi dalam LP, kejadian ini sangat aneh menurut kami. Pelapor datang ke pesantren hanya untuk meminta surat pindah anaknya yang akan berhenti mondok, tidak ada persoalan apa pun dengan para santri,” jelas Purnomo.

Ia melanjutkan, sesuai kronologi LP, setelah pelapor selesai mengurus semua administrasi surat pindah anaknya dan pamit pulang, tiba-tiba setelah keluar dari ruang kepala sekolah, sejumlah santri langsung mengeroyok pelapor dari belakang.

“Kami menduga keras ada perintah dan otak intelektual di belakang pengeroyokan itu,” tegasnya.

Purnomo sangat menyayangkan kejadian di lingkungan pesantren ini. Menurutnya, Pondok Pesantren seharusnya menjadi pusat pendidikan untuk menimba ilmu dan akhlak, yang mencerminkan pribadi santri yang memahami nilai-nilai agama dan moral.

Redaksi

Recent Posts

Eks Kepala Puskesmas Krejengan Buka Suara Terkait Isu Penyalahgunaan Anggaran dan Dugaan Perselingkuhan Oknum Pegawai

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Mantan Kepala Puskesmas Krejengan, dr. Mohammad Erfan Kafiluddin, memberikan klarifikasi tegas terkait…

4 jam ago

Korban Penipuan Cathay Pacific Menanti Keadilan, Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka LSS di Polrestabes Surabaya

SURABAYA – Kasus dugaan penipuan paket perjalanan mewah ke Jepang yang merugikan sebuah keluarga di…

7 jam ago

ASKAB PSSI Bangkalan Gelar Kongres Tahunan: Fokus Prestasi dan Komitmen Seleksi Transparan

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Bangkalan sukses menyelenggarakan Kongres Tahunan 2026 sebagai momentum evaluasi…

1 hari ago

Heboh Dugaan Dana ‘Damai’ Rp300 Juta dalam Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Sumberkerang Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum pengasuh Pondok Pesantren berinisial ED…

1 hari ago

Tolak Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie, DPP PSI Diprotect Keras DPC Bogor Utara: Mencederai Marwah!

BOGOR – Gejolak internal melanda Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI Bogor…

1 hari ago

Gebrakan Kepala BPN Jember Baru: SEKTI Tagih Janji Reforma Agraria dan Penyelesaian Konflik Lahan

Jember - Persoalan konflik agraria masih menjadi perhatian utama kalangan petani di Kabupaten Jember. Hal…

2 hari ago