LUMAJANG,DetikNusantara – Bertempat di balai Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang Jawa Timur Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) secara Simbolis salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap dua Desa Rojopolo, dalam sebuah giat Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu), Rabu (10/9/2025).
Kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang berharap, agar uang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tersebut digunakan untuk keperluan yang betul betul prioritas.
“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk keperluan yang memang mendesak dan prioritas,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rojopolo, Hj. Sukiyanti, SH, mengatakan, bahwa di desa yang iya pimpin, ada 42 keluarga penerima manfaat (KPM).
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. “Dengan disalurkannya BLT-DD untuk dua bulan sekaligus, maka masing-masing KPM menerima total sebesar Rp600.000,” jelasnya.
Penyaluran ini, lanjut Hj. Sukiyanti, SH, dilakukan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang terdampak kondisi sosial dan ekonomi di desa.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk kebutuhan pokok dan mendesak,” harapnya. (Ard )
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…
DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…