Categories: BeritaDaerah

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Infrastruktur Dana Pokir di Desa Rangkang Disorot Warga

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proyek pembangunan penguatan tebing kanan-kiri sungai di Dusun 2 RT 05 RW 02, Desa Rangkang, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir), menjadi sorotan warga. Sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pelaksanaan pekerjaan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, warga bersama pemerintah desa menemukan beberapa hal yang dinilai perlu mendapat perhatian dari dinas teknis maupun konsultan pengawas. Salah satunya adalah pekerja yang diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melaksanakan pekerjaan. Padahal, penggunaan APD merupakan bagian dari standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang wajib diterapkan dalam setiap proyek konstruksi.

Selain aspek keselamatan kerja, masyarakat juga menyoroti kualitas campuran mortar yang digunakan pada pasangan batu. Warga meminta agar dilakukan uji laboratorium untuk memastikan mutu campuran sesuai dengan justifikasi teknis dan spesifikasi yang tertuang dalam dokumen kontrak. Pengujian tersebut dinilai penting guna menjamin kekuatan konstruksi serta usia bangunan dalam jangka panjang.

Sorotan berikutnya tertuju pada material batu yang digunakan. Berdasarkan pengamatan di lapangan, warga menduga batu yang dipasang berukuran relatif kecil dan berbentuk bulat, sementara dalam dokumen penawaran saat proses lelang disebutkan penggunaan batu pecah yang dinilai memiliki daya ikat mortar dan kekuatan struktur yang lebih baik dibandingkan batu bulat.

Proyek dengan nilai kontrak Rp183.223.400 tersebut merupakan pembangunan yang dibiayai melalui dana aspirasi anggota DPRD atau Pokir, sehingga masyarakat berharap pelaksanaannya benar-benar mengacu pada spesifikasi teknis, gambar kerja, dan ketentuan kontrak yang telah disepakati.

Pemerintah Desa Rangkang juga berharap kontraktor pelaksana menjalankan pekerjaan sesuai dokumen kontrak, spesifikasi teknis, petunjuk pelaksanaan, serta Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Seluruh tahapan pekerjaan diharapkan dilaksanakan sesuai standar agar hasil pembangunan berkualitas dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Basori Alwi salah satu warga mengatakan masyarakat tidak menolak adanya pembangunan, namun menginginkan agar proyek tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai dengan usulan yang telah diajukan dan disetujui. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama karena proyek tersebut menggunakan anggaran negara dan ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

“Kami meminta agar pembangunan ini benar-benar dikerjakan sesuai dengan usulan masyarakat yang telah disetujui. Spesifikasi teknis harus dipenuhi sehingga hasilnya berkualitas, kuat, dan mampu bertahan lama. Karena ini menggunakan anggaran negara, tentu masyarakat berharap manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang panjang,” ujarnya

Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, konsultan pengawas, serta pihak terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Pemeriksaan diharapkan mencakup kualitas material, mutu campuran mortar, penerapan standar K3, hingga kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Apabila hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya ketidaksesuaian terhadap kontrak maupun spesifikasi teknis, masyarakat berharap kontraktor segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pengawasan yang ketat dan transparan, masyarakat berharap seluruh proyek yang dibiayai dari anggaran negara, termasuk dana Pokir, mampu menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan perlindungan optimal bagi lingkungan sekitar.

Redaksi

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago