Categories: Fakta

Fenomena Pengasihan: Mengenali Ciri-Ciri Seseorang yang Berada di Bawah Pengaruh ‘Pikat’

DetikNusantara.co.id – Fenomena ilmu pengasihan atau pelet masih menjadi bagian dari diskursus budaya di Indonesia. Meski sulit dibuktikan secara medis dan empiris, banyak masyarakat yang meyakini bahwa perubahan perilaku drastis pada seseorang bisa jadi merupakan tanda adanya intervensi spiritual dari pihak lain.

Pakar perilaku dan pemerhati budaya mengungkapkan bahwa ciri-ciri orang yang terkena pengasihan biasanya melibatkan perubahan emosional yang tidak wajar. Berikut adalah beberapa indikator yang sering dikaitkan dengan fenomena tersebut:

1. Obsesi yang Tidak Rasional

Ciri yang paling menonjol adalah munculnya rasa rindu atau obsesi yang berlebihan terhadap seseorang, bahkan jika orang tersebut sebelumnya tidak dikenal dekat atau bahkan dibenci. Korban cenderung merasa gelisah jika tidak bertemu atau berkomunikasi dengan si pengirim.

2. Perubahan Drastis pada Kepribadian

Seseorang yang biasanya berkepribadian tegas atau logis tiba-tiba menjadi penurut dan kehilangan daya kritisnya, terutama di hadapan orang tertentu. Mereka seringkali terlihat seperti “linglung” atau kehilangan jati diri aslinya.

3. Gangguan Pola Tidur dan Mimpi

Secara tradisional, dipercaya bahwa korban pengasihan sering mengalami kesulitan tidur di malam hari karena terus memikirkan wajah seseorang. Selain itu, mereka sering melaporkan mimpi yang intens atau tidak biasa yang melibatkan sosok si pengirim pengasihan.

4. Keluhan Fisik Tanpa Penyebab Medis

Seringkali muncul gejala fisik seperti sakit kepala di jam-jam tertentu (biasanya menjelang magrib atau tengah malam) dan rasa sesak di dada yang tidak terdeteksi oleh diagnosa dokter.

Catatan Penting: Para ahli psikologi mengingatkan bahwa ciri-ciri di atas sering kali tumpang tindih dengan kondisi psikologis seperti limerence (infatuasi ekstrem) atau gangguan kecemasan.

Meninjau dari Sudut Pandang Logika

Secara ilmiah, perubahan perilaku ini sering kali dijelaskan sebagai bentuk manipulasi psikologis atau gaslightingdalam suatu hubungan. Keinginan kuat untuk menyenangkan orang lain bisa muncul karena adanya tekanan emosional atau ketergantungan mental yang tidak sehat.

Hingga saat ini, fenomena pengasihan tetap menjadi misteri yang berada di antara batas keyakinan spiritual dan realitas psikologis. Masyarakat diimbau untuk tetap mengedepankan logika dan melakukan komunikasi yang sehat jika menemukan perubahan perilaku yang janggal pada orang terdekat.

Admin

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago