Categories: Berita

Ganti Rugi Rumpon Rp6 Miliar Belum Cair, Nelayan Banyuates Segel Proyek Pasar Ikan Bersih

SAMPANG, Detiknusantara.co.id – Pembangunan proyek Pasar Ikan Bersih di Desa Banyuates, Kabupaten Sampang, terpaksa terhenti. Persatuan Nelayan Pantura secara tegas menolak kelanjutan proyek tersebut sebagai bentuk protes atas belum cairnya ganti rugi kerusakan rumpon senilai Rp6 miliar.

Kerugian besar yang dialami nelayan lokal ini diduga merupakan dampak dari kegiatan seismik perusahaan Minyak dan Gas (Migas) asal Malaysia yang beroperasi di perairan utara Sampang. Aktivitas tersebut dinilai merusak rumpon-rumpon milik nelayan, yang selama ini menjadi infrastruktur vital dalam mencari nafkah.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Faris, mengungkapkan bahwa kerusakan rumpon telah mematikan sumber ekonomi utama masyarakat pesisir Banyuates. Nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp6 miliar tersebut hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan dibayarkan.

“Kami menolak keras kelanjutan pembangunan Pasar Ikan Bersih selama hak nelayan belum dipenuhi. Rumpon adalah tumpuan ekonomi kami. Jika alat tangkap kami rusak dan tidak diganti, pasar ini tidak akan ada gunanya bagi nelayan setempat,” tegas Faris.

Senada dengan Faris, perwakilan nelayan Pantura lainnya, Mahudi, memperingatkan pihak pengembang dan pemerintah agar tidak memaksakan kelanjutan proyek sebelum tuntutan warga terpenuhi. Ia menekankan pentingnya penyelesaian konflik secara transparan dan adil.

“Jangan paksakan pembangunan jika masalah ganti rugi ini masih menggantung. Kami tidak ingin disalahkan jika nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan akibat kekecewaan nelayan yang sudah memuncak,” ujar Mahudi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak nelayan masih menunggu iktikad baik dari perusahaan Migas terkait maupun mediasi dari pemerintah daerah guna menyelesaikan sengketa yang menghambat proyek strategis di wilayah tersebut.

Admin

Recent Posts

Sosok Iptu Miftahol Rahman, Kapolsek Krejengan yang Ramah dan Tegas serta Dekat dengan Ulama

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Sosok polisi yang ramah namun tetap tegas dalam menjalankan tugas terlihat pada…

5 hari ago

Video Dugaan Penelantaran Pasien Kecelakaan RSUD Waluyo Jati Viral, Gus Haris Sidak dan Siapkan Audit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Video yang menyoroti pelayanan RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

5 hari ago

Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Diduga Belum Terima Jasa Medis Susulan Selama 8 Bulan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sejumlah perawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, diduga belum menerima…

5 hari ago

Merayakan Al-Qur’an, Menghidupkannya: Catatan Perjalanan Surabaya–Semarang

SURABAYA, DetikNusantara.co.id — Pukul enam pagi, perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dimulai. Perjalanan itu bukan…

6 hari ago

BNPM DPC Konang Salurkan 5 Tangki Air Bersih Gratis, Warga Antusias di Tengah Kemarau Panjang

BANGKALAN, DetikNusantara.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan…

6 hari ago

Pasien Kecelakaan Meninggal di RSUD Waluyo Jati, Keluarga Soroti Pelayanan Rumah Sakit

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi…

6 hari ago