Categories: Berita

Inkonsistensi Regulasi AI: Deepfake Melonjak 1.550% di Indonesia, Mengapa Grok xAI Diblokir Sementara Aplikasi Lokal Bebas?

Situbondo, 13 Januari 2026 – Ancaman deepfake semakin mengkhawatirkan. Secara global, jumlah file deepfake melonjak dari 500 ribu pada 2023 menjadi 8 juta pada 2025, dengan 96-98% berupa konten intim non-konsensual—mayoritas (99-100%) menargetkan perempuan (sumber: Keepnet Labs & Resemble AI, 2025). Di Indonesia, penipuan deepfake meningkat hingga 1.550%, sementara Komdigi mencatat kenaikan 550% kasus deepfake sepanjang 2025.

 

Namun, akses Grok (AI dari xAI milik Elon Musk) diblokir sementara sejak akhir pekan lalu karena kekhawatiran penyalahgunaan image generation. Padahal, aplikasi AI lokal serupa (seperti Lovia AI dan Playrole.ai) masih bebas di Play Store tanpa pembatasan ketat.

 

“Grok memiliki guardrail lebih ketat: akses image generation hanya untuk subscriber berbayar, dan sistem aktif menolak permintaan eksplisit yang melanggar etika,” tegas Rick Tumanggor, CEO Redaksi Besuki.

 

Menurut Ricky, sapaan akrabnya, pemblokiran ini menunjukkan inkonsistensi yang menghambat inovasi AI bertanggung jawab. “Dengan statistik deepfake yang melonjak drastis, regulasi harus fokus pada platform berisiko tinggi, bukan tebang pilih. Saya usul AMA terbuka antara Grok/xAI dan stakeholder Indonesia untuk solusi bersama.”

 

Hingga kini, belum ada respons resmi dari xAI atau Elon Musk atas isu ini.

 

“Mari dorong regulasi AI yang konsisten dan lindungi masyarakat dari ancaman deepfake sejati,” kata Ricky, di akhir wawancara. (Tim)

Redaksi

Recent Posts

Rumah Dinas Bea Cukai Probolinggo Disulap Jadi Bisnis Salon & MUA Milik Kabag Umum Diduga Tak Berizin

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Fasilitas negara yang seharusnya digunakan untuk menunjang kedinasan kini tengah menjadi sorotan.…

26 menit ago

Polsek Kangean Dinilai Lamban Tangkap Pelaku Rudapaksa di Desa Gelaman Sumenep

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Keadilan di wilayah hukum Polsek Kangean (Arjasa) kini tengah menjadi sorotan publik.…

22 jam ago

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Bani Sabua Probolinggo Gelar Halal Bihalal ke-24

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Menjaga tradisi dan mempererat tali persaudaraan, keluarga besar Bani Sabua kembali menggelar…

1 hari ago

Antara Prosedur dan Nyawa: Mengapa Buser Tanpa Senjata Adalah Bunuh Diri Operasional

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Soalan: Bagaimana apabila terdapat kebijakan Polri yang menarik seluruh senjata api yang selama…

2 hari ago

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

5 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

5 hari ago