DetikNusantara.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Operasi senyap ini berhasil mengamankan total 10 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pejabat di lingkungan Dinas PUPR Riau.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menambahkan bahwa OTT ini diduga terkait dengan proyek yang sedang berjalan di Dinas PUPR Provinsi Riau. Meskipun demikian, KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas para pihak yang diamankan maupun proyek yang menjadi sumber dugaan korupsi.
Dalam operasi tersebut, tim KPK juga berhasil menyita sejumlah uang yang diduga merupakan barang bukti. Saat ini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif dan menentukan status hukum dari para pihak yang telah diamankan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh KPK setelah proses pemeriksaan selesai.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…
JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…
Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memproses normalisasi akses layanan Grok, chatbot kecerdasan…