Categories: Berita

Kritik atas Ketidakadilan Distribusi Bantuan di Sumenep

SUMENEP,Detiknusantara.co.id – Fenomena empati sosial yang muncul dari sebuah komunitas mobil di Kabupaten Sumenep, Madura, memperlihatkan adanya kesenjangan antara semangat solidaritas warga dengan respons institusi resmi.

Ironisnya, inisiatif warga yang berbasis hobi mampu menumbuhkan kepedulian nyata terhadap sesama, sementara lembaga yang secara struktural memiliki mandat sosial kerap absen atau menunjukkan praktik diskriminatif. Sabtu (13/09/2026)

Pertanyaan kritis pun muncul di ruang publik: “Sekelas Desa dan Pemkab, masa tega?” Pertanyaan ini bukan sekadar retorika, melainkan cerminan kekecewaan kolektif atas lemahnya keberpihakan aparatur pemerintah terhadap kelompok rentan. Kritik tajam juga dialamatkan kepada Baznas dan Dinas Sosial, yang dianggap belum menjalankan peran secara adil dan menyeluruh.

Sebagaimana diungkapkan oleh salah satu aktivis muda, Amin. Ia mengungkapkan, jangan hanya kau berikan program itu kepada orang terdekatnya saja.

Pernyataan tersebut merefleksikan keresahan tentang praktik distribusi bantuan yang dianggap tidak transparan dan berpotensi melanggengkan ketidakadilan sosial.

Kondisi ini seharusnya menjadi refleksi bagi pemerintah daerah, bahwa legitimasi institusi bukan hanya dibangun melalui regulasi, tetapi juga melalui kepekaan moral dalam melayani masyarakat tanpa diskriminasi.

Redaksi

Recent Posts

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

10 jam ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

1 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

1 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

1 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

1 hari ago

Suka Bikin Gaduh Partai, PPP Jember Minta Prabowo Evaluasi Mardiono dari UKP

Pada tahun 2022, Mardiono resmi menjabat Plt. Ketum PPP setelah kudeta atas kepemimpinan Suharso Monoarfa…

1 hari ago