Categories: Religi

Memperingati Isra Mi’raj: Ini Amalan-Amalan Utama yang Dianjurkan bagi Umat Muslim

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen paling bersejarah dalam Islam yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab. Selain mengenang perjalanan spiritual Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha, momen ini juga menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam rangka meraih keberkahan di bulan Rajab, para ulama menganjurkan beberapa amalan utama yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Berikut adalah rinciannya:

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Bulan Rajab termasuk dalam Al-Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan). Melaksanakan puasa sunnah di bulan ini, termasuk saat menjelang atau pada hari Isra Mi’raj, sangat dianjurkan sebagai bentuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

2. Melakukan Salat Sunnah Malam

Mengingat peristiwa Isra Mi’raj terjadi pada malam hari, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam tersebut dengan salat sunnah, seperti Salat Tahajud, Salat Hajat, maupun Salat Tasbih. Hal ini dilakukan untuk merenungi kebesaran Allah yang diperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW.

3. Memperbanyak Zikir dan Doa

Membaca zikir menjadi cara untuk terus mengingat Allah. Salah satu zikir yang sering dikaitkan dengan Nabi Ibrahim AS saat bertemu Rasulullah di langit adalah:

“Laa hawla walaa quwwata illa billah” (Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah).

Selain itu, umat Muslim juga disarankan memperbanyak doa, khususnya memohon ketetapan iman dan keberkahan sebagaimana doa memasuki bulan Rajab:

“Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighnaa Ramadhaana.”

4. Memperdalam Makna Salat Lima Waktu

Inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, amalan yang paling esensial adalah memperbaiki kualitas salat, menjaga ketepatan waktu, dan melaksanakannya secara berjamaah.

5. Bersedekah dan Menjalin Silaturahmi

Mengadakan pengajian, menyantuni anak yatim, atau sekadar berbagi makanan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj merupakan amalan sosial yang mendatangkan pahala berlipat ganda.

Kesimpulan

Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat hubungan hamba dengan Sang Pencipta. Dengan menjalankan amalan-amalan di atas, diharapkan umat Muslim dapat memetik hikmah dari perjalanan suci Sang Nabi.

Admin

Recent Posts

Rumah Dinas Bea Cukai Probolinggo Disulap Jadi Bisnis Salon & MUA Milik Kabag Umum Diduga Tak Berizin

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Fasilitas negara yang seharusnya digunakan untuk menunjang kedinasan kini tengah menjadi sorotan.…

24 menit ago

Polsek Kangean Dinilai Lamban Tangkap Pelaku Rudapaksa di Desa Gelaman Sumenep

SUMENEP, DetikNusantara.co.id – Keadilan di wilayah hukum Polsek Kangean (Arjasa) kini tengah menjadi sorotan publik.…

22 jam ago

Jaga Silaturahmi, Keluarga Besar Bani Sabua Probolinggo Gelar Halal Bihalal ke-24

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Menjaga tradisi dan mempererat tali persaudaraan, keluarga besar Bani Sabua kembali menggelar…

1 hari ago

Antara Prosedur dan Nyawa: Mengapa Buser Tanpa Senjata Adalah Bunuh Diri Operasional

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Soalan: Bagaimana apabila terdapat kebijakan Polri yang menarik seluruh senjata api yang selama…

2 hari ago

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

5 hari ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

5 hari ago