DetikNusantara.co.id – Mi instan merupakan makanan yang sangat populer dan praktis, namun proses pencernaannya di dalam tubuh ternyata jauh lebih lambat dibandingkan mi segar. Penelitian dan pendapat dari ahli kesehatan menunjukkan bahwa mi instan membutuhkan waktu yang signifikan untuk diurai oleh sistem pencernaan.
Mi Instan Bertahan Lebih Lama di Lambung
Menurut beberapa sumber dan eksperimen menggunakan kamera pil yang merekam saluran pencernaan, mi instan menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan mi segar buatan rumah:
Faktor-Faktor yang Memperlambat Pencernaan
Proses pencernaan mi instan yang lama ini disebabkan oleh beberapa faktor kunci:
Risiko Jangka Panjang
Proses pencernaan yang lambat ini berpotensi menyebabkan beberapa masalah, antara lain:
Meskipun mi instan aman dikonsumsi jika tidak berlebihan dan sesuai batas regulasi, ahli kesehatan menyarankan untuk membatasi konsumsi dan selalu menambahkan sumber protein (telur, ayam, tahu) dan sayuran (sawi, wortel, brokoli) untuk menyeimbangkan gizi dan memperlancar proses pencernaan.
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigade Komando (Brikom) Tapal Kuda Nusantara (TKN) resmi…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kematian YBS, seorang siswa kelas IV SD berusia 10 tahun di Kabupaten…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Teka-teki mengenai kepemilikan mobil dinas jenis Toyota Innova dengan nomor polisi N…
PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan dengan terdakwa…
SIDOARJO, DetikNusantara.co.id – Sebuah mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.…
JEMBER – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa Januar Arik Febriyanto kembali menjadi sorotan.…