Categories: Hukum

Satpol PP Probolinggo Bongkar Pengiriman Miras Oplosan via Travel, Ratusan Botol Disita

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo kembali menggencarkan operasi pemberantasan minuman keras (miras). Dalam operasi yang digelar di wilayah Kecamatan Maron pada Kamis (29/1/2026) malam, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 512 botol miras siap edar.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami. Tim gabungan yang terdiri dari Tim Penegakan Perda dan unsur keamanan awalnya menyasar satu lokasi, namun hasil pengembangan di lapangan mengarah pada temuan titik kedua.

Kepala Satpol PP, Taufik Alami, menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Probolinggo yang berkomitmen penuh membersihkan wilayahnya dari peredaran miras.

“Awalnya sasaran kami hanya satu titik, namun setelah dikembangkan ternyata ada dua lokasi. Dari titik pertama kami mengamankan 147 botol, dan titik kedua sebanyak 365 botol. Total ada 512 botol miras yang baru datang dan siap diedarkan untuk akhir pekan,” jelas Taufik.

Yang mengejutkan, Taufik mengungkapkan bahwa sebagian besar barang bukti tersebut adalah miras oplosan yang didatangkan dari luar daerah, yakni dari Bali melalui jasa travel. Miras jenis ini dinilai sangat berbahaya karena tidak memenuhi standar kesehatan.

“Ini jenis oplosan, tidak terstandar, dan sangat membahayakan nyawa. Sudah banyak korban berjatuhan, terutama dari kalangan generasi muda,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo kini menaruh perhatian serius pada maraknya konsumsi miras di ruang publik oleh kalangan remaja. Taufik menyebutkan, salah satu pelaku yang terjaring merupakan pemain lama yang pernah dirazia sebelumnya.

“Satu titik ini pemain lama, jadi kami lakukan pendalaman total untuk memberikan efek jera yang maksimal,” tambahnya.

Ke depan, Satpol PP memastikan operasi serupa akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo tanpa mengenal waktu. Taufik pun mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan praktik serupa di lingkungan mereka.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai peredaran miras ini,” pungkasnya.

Admin

Recent Posts

LIRA Kecam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Desak Pembentukan Tim Investigasi Independen

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyoroti dugaan kasus penyadapan…

55 menit ago

Klaim Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD “Kecil” Dikecam, LSM AMPP: Tidak Rasional dan Melukai Keadilan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Dalih efisiensi dan tingginya mobilitas yang dilontarkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan…

1 hari ago

Khofifah Salurkan Bantuan Rp19,6 Miliar untuk Kabupaten Probolinggo, Pemberdayaan Ekonomi hingga Infrastruktur

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan program…

2 hari ago

Hujan Deras di Kawasan Semeru, Bunda Indah Imbau Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh…

2 hari ago

PSI Probolinggo Soroti Anggaran Perjalanan Dinas BPPKAD Rp467,79 Juta, Singgung Perlindungan Jurnalis

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Anggaran perjalanan dinas Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten…

2 hari ago

EKO BUDIYANTO, S.H.: KAMI TIDAK HADIR UNTUK MENCARI MUSUH, TAPI UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

BANYUWANGI - Direktur Regional NGO Pemburu Ketidakadilan, *Eko Budiyanto, S.H.*, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya adalah…

2 hari ago