Categories: Pemerintahan

Sinergi KKN UNZAH Genggong: Fokus Transformasi Wisata dan Edukasi di Desa Ranu Agung

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong secara resmi memulai pengabdian di Desa Ranu Agung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo pada Rabu (7/1/2026). Membawa semangat pemberdayaan, tim KKN tahun ini berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan desa melalui tiga pilar utama: pendidikan, ketahanan pangan, dan pengembangan wisata berkelanjutan.

Kehadiran para mahasiswa ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa. Kepala Desa Ranu Agung menyatakan dukungan penuh dan menaruh harapan besar pada inovasi yang dibawa oleh kaum intelektual muda tersebut.

“Saya sangat mendukung kehadiran adik-adik mahasiswa di sini. Harapan kami, sektor wisata dan edukasi pemuda bisa semakin berkembang. Semoga seluruh program kerja yang direncanakan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang nyata bagi warga kami,” ujarnya.

Inovasi Program Kerja

Mahasiswa KKN UNZAH Genggong telah menyusun strategi komprehensif yang menyasar kebutuhan fundamental desa:

  • Penguatan Edukasi & Karakter: Pendampingan bimbingan belajar, penguatan literasi dasar, serta pembentukan karakter berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal untuk menciptakan generasi muda yang berdaya saing.
  • Modernisasi Pertanian & Peternakan: Edukasi praktik pertanian efektif, optimalisasi lahan, hingga pendampingan manajemen pakan dan kesehatan ternak guna meningkatkan produktivitas ekonomi warga.
  • Digitalisasi Wisata: Pemetaan potensi alam dan promosi berbasis media digital untuk mengangkat nama Ranu Agung ke kancah nasional maupun mancanegara tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Ketua KKN Desa Ranu Agung, Jalaluddin Bayu Pamungkas, menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah memberikan nilai tambah yang konkret.

“Kami ingin KKN ini memberikan dampak yang berbeda. Program kami dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Fokus besar kami adalah bagaimana mengemas potensi wisata Ranu Agung agar lebih dikenal luas, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara,” tegas Jalaluddin.

Melalui sinergi yang kuat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik formal, tetapi mampu menciptakan perubahan yang mandiri dan berkelanjutan bagi masa depan Desa Ranu Agung.

Admin

Recent Posts

Apakah Uang yang Dikembalikan Tersangka Korupsi Bisa Ditarik Kembali Jika Penyidikan Dihentikan (SP3)?

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada soalan: Seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 603 dan 604 KUHP.…

23 jam ago

Dilema Delik Pengancaman: Bedah Unsur Pasal 483 KUHP dalam Transaksi ‘Take Down’ Berita oleh Oknum Jurnalis

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada rumusan Kasus: Seorang individu meminta kepada seorang oknum jurnalis untuk menurunkan (take…

24 jam ago

Logika Kalender Hijriah: Bahaya di Balik Sikap Tidak Konsisten Memilih Awal dan Akhir Ramadan

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Ada sebuah soalan: apakah boleh seseorang mengawali puasa mengikuti keputusan pemerintah (1 Ramadan…

1 hari ago

Kisah Pilu Nada, Balita di Probolinggo Pejuang Atresia Bilier yang Butuh Uluran Tangan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Krajan 1, Desa Sumberan, Kecamatan Besuk,…

2 hari ago

Pastikan Listrik Idul Fitri 1447 H Aman, PLN NP UP Paiton Gelar Apel Kesiapsiagaan

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN Nusantara Power…

3 hari ago

Aksi Sosial di Exit Tol Leces: Wartawan dan Aktivis Probolinggo Bantu Sopir Truk Asal Jember

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Komunitas Media Siber Probolinggo (KOMSIPRO) dan aktivis…

3 hari ago