Categories: Berita

Singgung Kasus OTT, PMII Banyuwangi Beri Peringatan Keras ke Bea Cukai: Jangan Ada Main Mata!

Banyuwangi – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Banyuwangi menyoroti persoalan peredaran barang ilegal dan rokok ilegal dalam agenda audiensi bersama Polres Banyuwangi, Kepala Bea Cukai, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banyuwangi, yang digelar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banyuwangi. Senin,(9/02/2026)

 

Dalam audiensi tersebut, PMII menegaskan bahwa Banyuwangi merupakan daerah strategis sekaligus rawan terhadap masuknya barang ilegal, mengingat keberadaan bandara dan pelabuhan yang menjadi jalur mobilitas orang dan barang antarwilayah maupun antarnegara.

 

Ketua PC PMII Banyuwangi, Haikal Roja’ Hasbunallah, menyampaikan bahwa kondisi geografis dan infrastruktur Banyuwangi seharusnya diimbangi dengan pengawasan yang ketat dan terintegrasi antara Bea Cukai, Pajak, serta aparat penegak hukum.

 

“Banyuwangi memiliki potensi besar, tetapi juga kerawanan tinggi. Maraknya rokok ilegal yang beredar di masyarakat menunjukkan bahwa pengawasan belum berjalan maksimal,” tegasnya dalam audiensi.

 

PMII Banyuwangi menilai, salah satu akar persoalan munculnya rokok ilegal adalah tingginya harga pita cukai rokok. Oleh karena itu, PMII secara resmi mendesak Bea Cukai Banyuwangi untuk merekomendasikan agar pemerintah melakukan evaluasi ulang dan penurunan harga pita cukai sebagai langkah strategis menekan peredaran rokok ilegal dan melindungi pelaku industri kecil yang taat aturan.

 

“Jika pita cukai terlalu mahal, maka ruang praktik ilegal akan terus terbuka. Negara justru dirugikan, sementara pelaku usaha kecil tertekan,” lanjutnya.

 

Dalam forum audiensi tersebut, PMII juga menyinggung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi beberapa hari terakhir di instansi Bea Cukai dan Pajak di sejumlah daerah. Kasus tersebut dinilai menjadi alarm serius terhadap persoalan integritas aparatur negara.

 

PMII menyatakan patut menduga bahwa Banyuwangi juga berpotensi memiliki persoalan serupa, meskipun hingga kini belum terekspos ke publik.

 

“OTT tersebut menjadi peringatan keras. Karena itu, kami mendorong adanya pengawasan ketat dan evaluasi menyeluruh agar Banyuwangi tidak mengalami persoalan yang sama,” tegas PMII.

 

Selain menyampaikan kritik dan rekomendasi, PMII Banyuwangi juga memberikan warning keras kepada aparat Bea Cukai dan Pajak agar tidak main-main dalam menjalankan tugasnya. PMII menegaskan penolakan terhadap segala bentuk gratifikasi, suap-menyuap, serta praktik ketidakadilan terhadap pelaku industri dan wajib pajak yang taat aturan.

 

“Aparat harus bersih dan adil. Jangan sampai pelaku usaha yang patuh justru dirugikan, sementara praktik ilegal dibiarkan karena kepentingan oknum,” ujarnya.

 

PMII Banyuwangi berharap audiensi ini tidak berhenti pada forum dialog semata, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah konkret, peningkatan transparansi, serta sinergi antarinstansi dalam memberantas peredaran barang dan rokok ilegal di Banyuwangi.

 

Sebagai organisasi kemahasiswaan, PC PMII Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial dan mengawal kinerja aparat penegak hukum serta institusi negara demi terwujudnya tata kelola yang bersih dan berintegritas.

 

“Kami akan terus mengawasi dan bersuara demi keadilan dan kepentingan masyarakat Banyuwangi,”pungkasnya. – RCX

Redaksi

Recent Posts

Pembangunan KDKMP di Lumajang Capai 93 Persen, Ditargetkan Rampung Bulan Ini

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus…

13 jam ago

Guru MA di Probolinggo Diduga Tertipu Investasi Bodong Serbuk Kayu Rp18 Juta, Janji Bagi Hasil Tak Kunjung Cair

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Janji keuntungan dari investasi serbuk kayu atau sodas justru membuat seorang guru…

17 jam ago

Stok Vaksin Influenza dan Typhoid Kosong, BKK Probolinggo Siapkan Faskes Mitra untuk Pelayanan Internasional

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id — Masyarakat yang membutuhkan vaksinasi internasional di Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I…

19 jam ago

PDIP Sampang Bergerak Cepat, Salurkan Air Bersih Gratis dan Gelar Salat Istisqa di Desa Labuhan

PDIP Sampang Bergerak Cepat, Salurkan Air Bersih Gratis dan Gelar Salat Istisqa di Desa Labuhan…

4 hari ago

15 Guru dan Pensiunan Laporkan Dugaan Penggelapan Dana KPRI Kowardik Rp281 Juta ke Polisi

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Sebanyak 15 guru aktif dan pensiunan di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa…

5 hari ago

Zubaidi: RSUD Waluyo Jati Perlu Dievaluasi, DPRD Soroti Prosedur Medis dan Komunikasi Pasien

PROBOLINGGO, detiknusantara.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap…

5 hari ago