Categories: Berita

Temuan Sidak MBG Probolinggo: Ahli Gizi di SPPG Matekan, Besuk Ternyata Bukan Lulusan Gizi!

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, mengungkap temuan mengejutkan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Matekan, Kecamatan Besuk, Rabu (8/4/2026).

Terungkap bahwa tenaga yang bertugas menyusun menu gizi di lembaga tersebut bukan merupakan lulusan ahli gizi, melainkan lulusan sarjana Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Hal ini diduga kuat menjadi penyebab tidak akuratnya takaran nutrisi yang disajikan kepada masyarakat.

Sidak ini bermula dari aduan masyarakat mengenai menu makanan di SDN Krampilan yang dianggap tidak layak. Ugas Irwanto menemukan bahwa porsi makanan yang diberikan kepada siswa, ibu menyusui, hingga balita dipukul rata atau disamakan, padahal kebutuhan kalorinya berbeda.

“Kami menemukan fakta di lapangan bahwa menu yang disajikan nilainya tidak sampai Rp10.000 per porsi. Serta porsi untuk siswa, ibu menyusui, dan balita semuanya sama,” jelas Ugas.

Kecurigaan Satgas MBG terhadap rendahnya kualitas menu terjawab saat tim mendatangi SPPG Matekan. Minimnya pemahaman terkait regulasi gizi spesifik di lokasi tersebut ternyata dikarenakan latar belakang pendidikan tenaga ahlinya yang tidak relevan.

“Setelah kami sidak ke SPPG Matekan, ternyata ahli gizinya lulusan dari jurusan Kesmas, jadi tidak begitu paham teknis terkait pemenuhan gizi yang sesuai standar,” tegas Ugas Irwanto.

Masalah kompetensi ini menjadi sorotan serius karena menyangkut kesehatan anak sekolah dan kelompok rentan lainnya. Namun, saat dikonfirmasi mengenai legalitas tenaga kerja dan standar menu di SPPG-nya, pemilik SPPG Matekan, Nabilul Fikri, tidak memberikan respons sedikit pun.

Satgas MBG Kabupaten Probolinggo memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap vendor atau penyedia layanan yang tidak memenuhi kualifikasi profesional, demi menjamin keberhasilan program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.

Admin

Recent Posts

Paradoks Positivisme: Dekonstruksi Nalar Dwi-Fungsi Penyidik-Saksi dalam Peradilan Narkotika

Paradoks Dwi-Fungsi dalam Ruang Sidang: Suatu Pengantar Ontologis Kita seringkali terjebak dalam apa yang disebut…

1 hari ago

Membedah Pasal II Ayat (5): Akhir Dominasi Pemidanaan Ganda

DETIKNUSANTARA.CO.ID - Pasal II ayat (5) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2026 sesungguhnya bukan…

2 hari ago

Bhabinkamtibmas Polsek Kota Lumajang Tunjukkan Aksi Humanis, Suapi ODGJ di Jalan demi Wujudkan Kepedulian Sesama

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Aksi kemanusiaan yang menyentuh hati ditunjukkan oleh Aipda Eta Tri Juarto, Bhabinkamtibmas…

2 hari ago

Kebakaran Hebat Toko Berlian Jaya Paiton, Tiga Mobil Damkar Diterjunkan, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Kebakaran hebat melanda Toko Berlian Jaya di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada…

2 hari ago

122 Pejabat Pemkab Lumajang Resmi Dilantik, Bupati Indah Amperawati Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

LUMAJANG, DetikNusantara co.id – Sebanyak 122 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang resmi dilantik…

3 hari ago

Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, HIKMAHBUDHI Desak Presiden Segera Copot Febrie Adriansyah

Jakarta - Penjagaan ketat oleh prajurit TNI di kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus…

3 hari ago