Berita

Teror Bom Molotov di Probolinggo: Rumah Warga di Perum Graha Kapuas Dibakar OTK, Aksi Pelaku Terekam CCTV

×

Teror Bom Molotov di Probolinggo: Rumah Warga di Perum Graha Kapuas Dibakar OTK, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Aksi teror pembakaran rumah oleh orang tak dikenal (OTK) menggegerkan warga Perum Graha Kapuas, Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo pada Rabu dini hari (6/5/2026).

Insiden mencekam tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) milik warga. Berdasarkan rekaman tersebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 00.35 WIB. Dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna merah putih tampak mendekati lokasi kejadian.

Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, kedua pelaku terlihat mengenakan helm teropong (full face) untuk menyembunyikan identitas mereka. Tanpa ragu, salah satu pelaku melempar botol berisi bahan bakar cair atau bom molotov ke arah teras rumah korban.

Seketika, ledakan api langsung berkobar hebat disertai asap hitam tebal yang membumbung tinggi.

Tiko, salah satu warga setempat, mengaku terkejut saat melihat kobaran api yang sudah membesar di area teras rumah tetangganya tersebut.

“Saya kaget, Mas. Api sudah besar dan asapnya tebal sekali. Warga spontan keluar rumah dan berbondong-bondong membawa ember berisi air untuk memadamkan api sebelum merembet ke bagian dalam,” ujar Tiko saat dimintai keterangan di lokasi.

Berkat aksi sigap warga yang melakukan pemadaman secara gotong royong, api berhasil dijinakkan sebelum menghanguskan seluruh bangunan.

Pasca kejadian, pemilik rumah langsung melaporkan insiden tersebut ke aparat penegak hukum. Hingga berita ini diturunkan, tim dari Polres Probolinggo Kota telah tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti dan mengidentifikasi jejak pelaku.

Kasus dugaan pembakaran sengaja ini kini dalam penanganan serius pihak kepolisian. Identitas pelaku yang terekam CCTV menjadi kunci utama dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi teror ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *