Categories: Berita

UPDATE: Pernyataan Aliansi Probolinggo Soal Polemik Anggota Satgas Anti Miras

PROBOLINGGO,DetikNusantara.co.id – Ketua Aliansi Masyarakat Probolinggo, Solehudin, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung adanya Satgas Anti Miras di Kabupaten Probolinggo, yang dibentuk pemerintah setempat.

Soehudin menyampaikan, baru-baru ini muncul isu dan pemberitaan yang menyudutkan Aliansi Masyarakat Probolinggo, di mana isu tersebut tidak sesuai yang disampaikan dalam forum audiensi sebelumnya di kantor Bupati Probolinggo beberapa hari lalu.

Dalam audiensi yang digelar beberapa waktu lalu itu, Solehudin menyampaikan bahwa aliansi mendukung penuh langkah Bupati Probolinggo dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membentuk Satgas Anti-Miras sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan moral masyarakat.

“Kami tegaskan, tidak benar kalau dikatakan kami menolak Satgas Miras. Justru kami sangat mengapresiasi langkah tegas pemerintah daerah dalam memberantas peredaran miras di Probolinggo,” ujar Solehudin, Minggu (20/7/2025).

Namun demikian, ia menyoroti keberadaan oknum-oknum yang bukan berasal dari lingkungan OPD tetapi memiliki peran dominan dalam struktur Satgas. Menurutnya, beberapa dari oknum tersebut justru menimbulkan polemik dan keresahan di masyarakat.

“Kami minta pemerintah segera mengevaluasi dan meresavel ulang struktur Satgas, terutama yang berasal dari luar OPD. Jangan sampai mereka yang bukan bagian dari pemerintahan malah memimpin atau mengatur OPD. Itu sudah melewati batas kewenangan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah isu miring yang beredar di media sosial terkait dugaan sikap arogan oknum Satgas yang berasal dari luar OPD. Hal ini, menurutnya, berpotensi memecah belah dan mengganggu stabilitas pemerintahan daerah.

“Jika ini dibiarkan, kami khawatir Probolinggo tidak akan pernah kondusif. Kami tidak mau daerah kami dijadikan panggung oleh oknum-oknum yang punya kepentingan lain. Pemerintah harus bertindak bijak dan segera melakukan perombakan agar program bisa berjalan sesuai tujuan awal,” lanjutnya.

Solehudin, menegaskan bahwa tidak ada satu pun dari aliansi yang berniat menghambat program pemerintah. Ia justru berharap agar pemerintah berhati-hati dalam memilih personel Satgas agar tidak menciptakan konflik berkepanjangan.

“Lembaga manapun silakan berkontribusi, tapi jangan melampaui kewenangan. Biarkan OPD yang menjadi eksekutor utama demi keamanan dan kemajuan daerah. Kalau pengurus Satgas yang sudah membuat gaduh tetap dipertahankan, maka kami dari aliansi tidak segan untuk turun ke jalan,” tandasnya.

Redaksi

Recent Posts

Tanpa Kepastian Kasus Solar Subsidi PT YTL, Brikom TKN Ancam Demo Kejari Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar yang…

2 jam ago

Polres Probolinggo Intensifkan Penanganan Karhutla di TNBTS, Kapolres Turun Langsung Pimpin Pemadaman

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Polres Probolinggo terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda…

14 jam ago

PABPDSI Probolinggo Usulkan Perda Desa Dicabut, Minta DPRD Bentuk Empat Perda Baru

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Probolinggo…

14 jam ago

PAW Anggota DPRD Jatim Mahrus, Noer Syamsi Zakaria: Nunggu Info dari DPP

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi…

16 jam ago

SPPG Paiton Berjaya Buka Suara Terkait Tudingan Arogan kepada Suplier Buah

PROBOLINGGO, DetikNusantara.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paiton Berjaya akhirnya memberikan klarifikasi atas pemberitaan…

18 jam ago

Ngopi di Warung Kopi Pinggir Jalan, H. Bukasan Serap Aspirasi Warga Sekaligus Dukung UMKM Lumajang

LUMAJANG, DetikNusantara.co.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, H.…

2 hari ago